Lahan Tidur Disulap Jadi Kebun Singkong! Bhabinkamtibmas Lidah Wetan Gerakkan Warga Bangun Ketahanan Pangan

Laporan: Iswahyudi Artya
SURABAYA | SUARAGLOBAL COM – Sosok Bhabinkamtibmas tak lagi identik hanya menjaga keamanan lingkungan. Di Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, seorang polisi justru menjadi motor penggerak ketahanan pangan dengan mengajak warga mengubah lahan kosong menjadi kawasan produktif yang menghasilkan bahan pangan sekaligus peluang ekonomi.
Adalah Bripka Adhitya Surya Permana, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lidah Wetan, yang terus menggencarkan pemanfaatan lahan kosong melalui kegiatan Door to Door System (DDS) atau sambang warga. Program ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana memberikan edukasi dan pendampingan agar masyarakat memanfaatkan pekarangan yang selama ini terbengkalai.
Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan di Perum Pinus, Kelurahan Lidah Wetan, pada Senin (6/7/2026) sore. Dalam kunjungannya, Bripka Adhitya berdialog langsung dengan warga sekaligus meninjau kebun tanaman pangan dan lokasi peternakan ayam yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat.
Di lokasi itu, ia bertemu kelompok warga yang dipimpin Ketua RT, Dula, yang berhasil mengubah lahan kosong menjadi area pertanian dan peternakan sederhana. Salah satu komoditas unggulan yang kini tumbuh subur adalah tanaman singkong yang telah berusia sekitar dua bulan.
Jika pertumbuhannya berjalan optimal, singkong tersebut diperkirakan siap dipanen dalam waktu empat hingga lima bulan mendatang. Hasil panen nantinya diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus memberikan tambahan penghasilan bagi warga.
Bripka Adhitya mengaku bangga melihat semangat masyarakat yang tidak membiarkan lahan kosong terbengkalai. Menurutnya, langkah sederhana seperti menanam singkong memiliki dampak besar dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain tanaman pangan, warga juga mengembangkan budidaya ayam yang menjadi pelengkap kebutuhan protein keluarga. Kombinasi pertanian dan peternakan sederhana tersebut dinilai menjadi contoh nyata bagaimana lingkungan perumahan mampu menjadi kawasan produktif.
Kapolsek Lakarsantri Surabaya, Kompol Imam Solikin, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan DDS yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendampingi berbagai program yang bermanfaat bagi lingkungan.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan. Kami mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun produktif karena selain menghasilkan bahan pangan, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian warga,” ujar Kompol Imam Solikin, Selasa (7/7/2026).
Ia berharap gerakan positif tersebut dapat menginspirasi lebih banyak warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah maupun lahan kosong menjadi kebun tanaman pangan atau peternakan sederhana.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan faktor penting dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan. Semakin banyak warga yang ikut bergerak, semakin besar pula manfaat ekonomi dan sosial yang akan dirasakan.
Melalui kegiatan sambang yang dilakukan secara rutin, Polsek Lakarsantri menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi mitra dalam membangun lingkungan yang mandiri, produktif, dan sejahtera.
Program budidaya singkong dan peternakan ayam di Perum Pinus kini menjadi contoh kolaborasi harmonis antara Polri dan masyarakat. Dari lahan yang sebelumnya kosong dan tak termanfaatkan, kini tumbuh harapan baru berupa sumber pangan, tambahan penghasilan, serta semangat gotong royong yang semakin kuat.
Dengan sinergi yang terus terjalin, gerakan sederhana menanam singkong ini diharapkan mampu berkembang menjadi inspirasi bagi lingkungan lain, sehingga ketahanan pangan keluarga hingga daerah dapat semakin kokoh di tengah berbagai tantangan ekonomi. (*)








Tinggalkan Balasan