Silaturahmi Penuh Keakraban! Kapolresta Sumenep dan PWRI Perkuat Sinergi Lawan Hoaks

Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan insan pers kembali mendapat apresiasi. Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Jawa Timur, Moh. Ridwan Sutarjo, S.S., memberikan penghargaan atas sikap terbuka yang ditunjukkan Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., dalam menjalin komunikasi dan kemitraan dengan kalangan media.
Menurut Ridwan, langkah Kapolresta Sumenep yang memilih hadir langsung di Sekretariat DPC PWRI Kabupaten Sumenep menjadi bukti nyata bahwa hubungan antara Polri dan media tidak sekadar sebatas komunikasi formal, melainkan dibangun melalui dialog, saling menghormati, dan semangat kolaborasi.
Apresiasi tersebut disampaikan usai kegiatan silaturahmi antara Kapolresta Sumenep bersama jajaran pengurus dan anggota DPC PWRI Kabupaten Sumenep yang berlangsung di Sekretariat PWRI Sumenep, Kamis (30/7/2026).
Suasana pertemuan berlangsung hangat, penuh keakraban, dan jauh dari kesan kaku. Selama hampir dua jam, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai isu, mulai dari pelayanan informasi publik, peran media dalam menjaga kondusivitas daerah, hingga pentingnya membangun kepercayaan masyarakat melalui komunikasi yang sehat.
Ridwan menilai, keputusan Kapolresta Sumenep mendatangi langsung sekretariat organisasi wartawan merupakan langkah yang patut diapresiasi karena menunjukkan kepemimpinan yang terbuka, humanis, dan menghargai keberadaan insan pers sebagai mitra strategis.
“Kami mengapresiasi keterbukaan Kapolresta Sumenep terhadap insan pers. Komunikasi yang baik seperti ini akan memperkuat kepercayaan dan menciptakan kemitraan yang sehat antara Polri dan media,” ujar Ridwan dalam keterangan resminya.
Ia menegaskan bahwa media memiliki posisi penting sebagai penyampai informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi publik. Di sisi lain, Polri mengemban tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Karena itu, menurutnya, sinergi antara kepolisian dan media menjadi elemen penting dalam menciptakan suasana yang aman, transparan, dan kondusif.
Ridwan juga berharap pola komunikasi yang dibangun Kapolresta Sumenep dapat menjadi contoh bagi jajaran kepolisian di daerah lain.
Selain memberikan apresiasi kepada Polresta Sumenep, Ridwan turut mengingatkan seluruh insan pers, khususnya anggota PWRI Kabupaten Sumenep, agar senantiasa menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Ia menegaskan bahwa setiap wartawan wajib berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat, berimbang, independen, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kepercayaan yang diberikan Polri harus dijawab dengan karya jurnalistik yang berkualitas. Wartawan harus tetap kritis, independen, dan menjunjung tinggi etika profesi demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu menegaskan bahwa institusi yang dipimpinnya selalu membuka ruang komunikasi bagi seluruh insan pers.
Menurutnya, media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat sekaligus menjadi garda terdepan dalam menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kapolresta juga menyampaikan bahwa Polresta Sumenep siap menerima kritik, masukan, maupun konfirmasi dari media sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baginya, komunikasi yang terbuka merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan itu kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif, foto bersama, serta ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antara Polri dan insan pers.
Di akhir kegiatan, Ketua PWRI Jawa Timur berharap komunikasi yang telah terjalin tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, tetapi terus dipelihara menjadi fondasi kuat bagi kolaborasi berkelanjutan antara Polri dan media.
Dengan sinergi yang semakin erat, diharapkan keterbukaan informasi publik dapat terus ditingkatkan, kondusivitas daerah tetap terjaga, serta pembangunan di Kabupaten Sumenep maupun Jawa Timur dapat berjalan dengan dukungan informasi yang akurat, terpercaya, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (*)








Tinggalkan Balasan