Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Suasana pagi di kawasan Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet (Manebet), RT 5 RW 4, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (9/8/2026), mendadak semarak.

Ratusan warga tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bukan sekadar berkumpul dan berolahraga, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga sekaligus menunjukkan kekompakan generasi muda di lingkungan perumahan.

Sejak pagi, warga dari berbagai usia mulai berdatangan. Anak-anak, ibu-ibu, kaum muda hingga balita ikut larut dalam suasana perayaan kemerdekaan yang dikemas sederhana namun penuh semangat.

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dengan senam bersama. Gerakan senam dipandu Naning Gemoy dari Sanggar Senam AMK Salatiga. Suasana pun semakin hidup ketika para peserta mengikuti setiap gerakan dengan penuh antusias.

Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan jalan santai sejauh sekitar satu kilometer. Para peserta berjalan menyusuri rute di sekitar kompleks perumahan yang berada di kawasan RW 04 Tugu.

Namun, ada pemandangan yang cukup berbeda ketika jalan sehat hendak dimulai.

Jika pada umumnya pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera atau aba-aba dari panitia, di Manebet justru puluhan burung perkutut dilepas ke udara.

Pemandangan tersebut sontak menjadi perhatian peserta. Puluhan burung perkutut beterbangan menjadi simbol dimulainya jalan sehat sekaligus membawa pesan tersendiri tentang kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga:  Malam 1 Suro Bertemu Jumat Kliwon: Ketika Tirai Dua Dunia Terbuka Lebar Penuh Larangan, Doa, Tirakat dan Mitos 

Ketua panitia kegiatan, Galang Pramuditha Syarifudin, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan Agustusan tahun ini ditangani oleh generasi muda perumahan yang tergabung dalam Karang Taruna Manebet.

Menurutnya, sejumlah kegiatan telah disiapkan, mulai dari berbagai perlombaan untuk anak-anak hingga kegiatan jalan sehat dan senam kemerdekaan.

“Jika sebelumnya kegiatan dilakukan oleh orang tua, maka mulai tahun ini kami sebagai anggota karang taruna mencoba melaksanakan tugas dari pengurus RT, selain untuk belajar juga memberikan kesempatan orang tua agar bisa istirahat,” ujar Galang yang juga Ketua Karang Taruna Manebet.

Bagi Galang, keterlibatan generasi muda bukan hanya soal mengambil alih tugas kepanitiaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi anak-anak muda untuk belajar mengorganisasi kegiatan sekaligus membangun rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tempat mereka tinggal.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 07.30 hingga 11.00 WIB tersebut berlangsung meriah. Hampir seluruh elemen warga terlihat keluar rumah dan ikut ambil bagian.

Anak-anak tampak menikmati suasana perayaan, sementara ibu-ibu dan para pemuda mengikuti senam serta jalan santai. Bahkan, sejumlah balita juga terlihat berada di tengah-tengah peserta.

“Alhamdulillah meski baru pertama melaksanakan acara namun kami bangga semua warga ikut memeriahkan acara dari awal sampai akhir, khusus anggota Karang taruna juga sigap berperan aktif sebagai panitya, semoga tahun depan lebih meriah,” kata Galang.

Baca Juga:  Bukber Penuh Makna Bersama Insan Pers, Kapolres Salatiga Perkenalkan Museum Polres Salatiga

Apresiasi terhadap kiprah generasi muda juga disampaikan Ketua RT Perumahan Manebet, Arief Syarifudin.

Arief menyambut baik keterlibatan Karang Taruna Manebet dalam menggelar rangkaian kegiatan peringatan HUT RI tahun ini. Menurutnya, sudah saatnya generasi muda diberi ruang untuk mengambil peran, sementara generasi yang lebih tua memberikan arahan dan pengawasan.

“Saya pribadi bangga kepada generasi muda, anggota Karang Taruna meski baru terbentuk dia bulan namun kinerja mereka patut diapresiasi,” kata Arief.

Menurutnya, keterlibatan anak muda dalam kegiatan lingkungan menjadi modal penting untuk membangun kekompakan warga. Selain belajar mengelola kegiatan, mereka juga mendapatkan pengalaman dalam berkomunikasi, bekerja sama, membagi tugas, hingga menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul selama kegiatan berlangsung.

Semangat tersebut terlihat dari keterlibatan anggota Karang Taruna yang aktif menjadi panitia sejak persiapan hingga kegiatan berakhir.

Ada pesan lain yang sengaja diselipkan dalam kegiatan jalan sehat tahun ini.

Pelepasan puluhan burung perkutut oleh Ketua RT menjadi simbol dimulainya perjalanan peserta. Menurut Arief, pilihan tersebut bukan sekadar gimmick untuk membuat kegiatan berbeda.

Pelepasan burung perkutut sengaja dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

“Kami melepas perkutut juga mengandung makna sebagai pelestarian lingkungan, dimana saat ini sudah jarang burung liar yang ada dilingkungan,” kata Arief.

Baca Juga:  Dari Kuas ke Kemandirian: Lilik Hendarwati Latih Ibu-Ibu Surabaya Jadi MUA Profesional

Dengan cara sederhana tersebut, panitia ingin mengingatkan warga bahwa perayaan kemerdekaan juga dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap alam sekitar.

Bagi warga Manebet, kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan perlombaan dan hiburan. Semangat kemerdekaan juga diterjemahkan melalui kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkarya.

Hadiah dari Swadaya Warga

Setelah senam dan jalan sehat rampung, kemeriahan berlanjut dengan pembagian berbagai hadiah lomba yang telah disiapkan panitia.

Menariknya, hadiah-hadiah tersebut bersumber dari iuran sukarela warga serta dukungan para donatur yang diberikan secara tidak mengikat.

Kegiatan pun ditutup dengan suasana penuh keakraban. Warga kembali berkumpul, bercengkerama dan menikmati momen perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Semangat gotong royong yang terlihat sejak pagi menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan di tingkat lingkungan tidak harus digelar dengan konsep mewah.

Dengan kekompakan warga, kreativitas generasi muda dan dukungan para orang tua, suasana sederhana pun mampu berubah menjadi perayaan yang hangat dan berkesan.

Bagi Karang Taruna Manebet, kegiatan tahun ini menjadi langkah awal. Pengalaman pertama tersebut diharapkan menjadi bekal untuk menghadirkan kegiatan yang lebih kreatif, meriah dan melibatkan lebih banyak warga pada perayaan HUT RI tahun berikutnya. (*)