Mobil Ayla Vs L300 Alami Kecelakaan di Simpang Empat Klampeyan Salatiga, Ini Jelasnya

Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, mendadak diwarnai kecelakaan lalu lintas, Selasa siang (25/08/2026). Dua kendaraan, Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up, bertabrakan saat sama-sama melintas di kawasan persimpangan Jalan Pertapaan Gedono.
Kecelakaan tersebut melibatkan Daihatsu Ayla bernomor polisi H-1329-ST dan Mitsubishi L300 Pick Up bernomor polisi H-9017-HK. Meski benturan cukup membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan, insiden tersebut tidak sampai menelan korban jiwa maupun korban luka.
Kedua pengemudi dilaporkan dalam kondisi selamat.
Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M. mengungkapkan, kecelakaan terjadi ketika Daihatsu Ayla yang dikemudikan I (35), warga Tegalrejo, Salatiga, bergerak dari arah Kantor Kelurahan Noborejo menuju Cebongan.
Saat tiba di Simpang Empat Klampeyan, kendaraan tersebut hendak menyeberangi Jalan Pertapaan Gedono.
Namun, pada waktu yang hampir bersamaan, dari arah Tingkir menuju Kembang melaju Mitsubishi L300 Pick Up yang dikemudikan J (44), warga Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.
Situasi berubah menjadi genting ketika kedua kendaraan berada dalam jarak yang sudah terlalu dekat.
“Kedua kendaraan sudah terlalu dekat dan tidak dapat saling menghindar, sehingga terjadi benturan yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas,” jelas AKP Henry Sulistyanta.
Benturan tersebut menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan. Beruntung, insiden itu tidak mengakibatkan pengemudi maupun pengguna kendaraan mengalami luka.
Petugas Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi. Pengamanan dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan arus lalu lintas sekaligus memastikan proses penanganan kecelakaan berlangsung aman.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, memberikan penandaan pada lokasi kecelakaan, serta mengecek kondisi kendaraan dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persimpangan tetap menjadi salah satu titik yang membutuhkan kewaspadaan ekstra dari para pengendara.
Kasat Lantas Polres Salatiga mengimbau masyarakat agar tidak sekadar mengandalkan kondisi jalan yang terlihat sepi ketika hendak menyeberang atau berbelok.
Pengendara diminta mengurangi kecepatan, memperhatikan kendaraan dari kedua arah, serta memastikan situasi benar-benar aman sebelum memasuki jalan utama.
“Utamakan keselamatan saat berada di persimpangan. Jangan terburu-buru menyeberang atau berbelok. Pastikan situasi benar-benar aman dan berikan prioritas kepada kendaraan yang sedang melintas di jalan utama,” tegasnya.
Sementara itu, penanganan kecelakaan masih dilakukan Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga. Petugas melakukan pendataan serta penyelesaian lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Kecelakaan di Simpang Empat Klampeyan ini kembali menjadi alarm bagi pengendara. Sebab, di persimpangan, sepersekian detik keputusan bisa menentukan apakah perjalanan berlanjut dengan aman atau justru berakhir dalam benturan. (*)












Tinggalkan Balasan