Laporan: Budi Santoso

NGAWI | SUARAGLOBAL.COM – Ketika air bersih mulai sulit didapat, kebutuhan sederhana mendadak berubah menjadi persoalan besar. Warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang tengah menghadapi krisis air kini mendapat perhatian.

BoloneMase Jawa Timur bersama BoloneMase Kabupaten Ngawi turun langsung membawa bantuan. Bukan sekadar datang melihat kondisi warga, mereka menyalurkan air bersih di lima titik sekaligus membagikan 100 paket minyak goreng kepada masyarakat yang membutuhkan.

Aksi sosial tersebut berlangsung Jumat (28/8/2026), dipimpin langsung Koordinator Wilayah (Korwil) BoloneMase Jawa Timur, Madjid Widigdo, bersama Korda BoloneMase Kabupaten Ngawi, Gus Edi, jajaran pengurus serta relawan.

Berdasarkan pendataan awal di lapangan, bantuan tersebut menyasar sekitar 92 kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 170 jiwa. Jumlah penerima manfaat masih memungkinkan bertambah menyesuaikan kondisi dan pendataan warga di lapangan.

Kedatangan bantuan itu menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Madjid Widigdo menegaskan, aksi sosial tersebut merupakan bentuk nyata komitmen BoloneMase untuk hadir bersama masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi persoalan kebutuhan dasar.

“BoloneMase harus hadir bukan hanya dalam ruang-ruang pertemuan, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Air bersih adalah kebutuhan dasar. Karena itu, ketika ada saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan air, kita harus bergerak dan memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan kita,” ujar Madjid.

Menurutnya, persoalan air bersih tidak bisa dipandang sebagai persoalan sepele. Bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air, bantuan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat berarti.

Baca Juga:  AMANAH Mendaftar Pertama, Pasangan Besan-Buton Mengawali Pertarungan Pilkada Buru dengan Kesederhanaan

Karena itu, menurut Madjid, gerakan sosial semacam ini diharapkan tidak berhenti di satu lokasi saja. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama harus terus dijaga agar masyarakat yang sedang mengalami kesulitan tidak merasa berjalan sendirian.

“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin sederhana, tetapi bagi masyarakat yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih, ini sangat berarti. Yang paling penting bukan hanya bantuan yang kita berikan, tetapi bagaimana kita membangun rasa kepedulian dan kebersamaan. BoloneMase akan terus berusaha hadir bersama masyarakat,” tambahnya.

Di Desa Cantel, bantuan air bersih disalurkan pada lima titik. Penyaluran dilakukan dengan melibatkan warga setempat bersama relawan BoloneMase.

Selain air bersih, sebanyak 100 paket minyak goreng juga diberikan kepada masyarakat.

Dua jenis bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya meringankan beban warga. Air bersih menyasar kebutuhan dasar sehari-hari, sementara minyak goreng diharapkan dapat membantu kebutuhan rumah tangga masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan berlangsung secara tertib dan lancar. Relawan bersama warga turut terlibat dalam proses penyaluran sehingga bantuan dapat diterima masyarakat yang telah terdata.

Bagi BoloneMase, aksi tersebut bukan hanya persoalan membagikan bantuan. Ada pesan lebih besar yang ingin dibangun, yakni memperkuat kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Di tengah kegiatan sosial tersebut, Madjid Widigdo juga menegaskan sikap BoloneMase Jawa Timur untuk terus mengawal dan mendukung jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga akhir masa bakti pemerintahan pada 2029.

Menurut Madjid, dukungan tersebut tidak cukup hanya diwujudkan melalui pernyataan. BoloneMase ingin menerjemahkannya dalam bentuk kerja nyata yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

Baca Juga:  Semangat 17 Agustus, Oscar Ajak Semua Elemen Bangsa Bentengi Generasi Muda dari Narkoba

“Kami di BoloneMase Jawa Timur memiliki komitmen untuk terus mengawal dan mendukung pemerintahan yang dipimpin Bapak Presiden Prabowo Subianto sampai akhir masa bakti 2029. Dukungan kami tidak hanya dalam bentuk pernyataan, tetapi kami ingin menerjemahkannya melalui kerja-kerja nyata di tengah masyarakat,” tegas Madjid.

Ia menyebut masyarakat membutuhkan suasana yang kondusif agar pembangunan dan berbagai program pemerintah dapat berjalan dengan baik.

Karena itu, BoloneMase berkomitmen mengambil bagian melalui berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga semangat persatuan dan gotong royong.

“Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menjaga kondusivitas dan mendukung program-program pemerintah yang memberikan manfaat bagi rakyat. Kritik dan masukan tentu tetap menjadi bagian dari demokrasi, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga persatuan dan ikut menyukseskan pembangunan sampai 2029,” lanjutnya.

Sementara itu, Korda BoloneMase Kabupaten Ngawi, Gus Edi, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan langsung Korwil BoloneMase Jawa Timur dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran Madjid Widigdo bersama jajaran dan relawan dari tingkat Jawa Timur menjadi penyemangat bagi pengurus BoloneMase di Kabupaten Ngawi untuk terus bergerak membantu masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kehadiran langsung Pak Madjid Widigdo selaku Korwil BoloneMase Jawa Timur. Ini menjadi motivasi bagi kami di Ngawi untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Gus Edi.

Gus Edi mengatakan, berdasarkan data sementara, sekitar 92 KK atau kurang lebih 170 jiwa menjadi penerima manfaat. Namun, angka tersebut masih dapat bertambah sesuai perkembangan kondisi masyarakat di lapangan.

Baca Juga:  Surabaya Siap Menggebrak Porprov Jatim 2025: 1.574 Pejuang Olahraga Dilepas Cak Eri dengan Semangat Merah-Putih

“Data sementara yang kami terima sekitar 92 KK atau kurang lebih 170 jiwa, bahkan bisa lebih. Kami berharap bantuan ini bisa membantu kebutuhan warga, terutama air bersih yang memang sangat dibutuhkan. Semoga ke depan kita bisa terus bergotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Aksi sosial di Desa Cantel tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa persoalan kebutuhan dasar masyarakat masih membutuhkan perhatian dan kepedulian berbagai pihak.

Ketika air bersih sulit diperoleh, satu bantuan yang datang bisa memiliki arti besar. Ketika kebutuhan rumah tangga ikut menekan, 100 paket minyak goreng setidaknya dapat memberikan sedikit ruang bernapas bagi warga.

BoloneMase Jawa Timur dan BoloneMase Kabupaten Ngawi pun berharap gerakan serupa dapat terus dilakukan di wilayah lain yang membutuhkan.

Bagi mereka, kedekatan dengan masyarakat bukan sekadar hadir dalam kegiatan seremonial. Kehadiran itu harus diwujudkan melalui aksi yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Dari Desa Cantel, pesan tersebut kembali ditegaskan: gotong royong bukan sekadar slogan. Ketika warga membutuhkan, kepedulian harus bergerak dan bantuan harus sampai.

Melalui aksi penyaluran air bersih dan bantuan minyak goreng ini, BoloneMase Jawa Timur bersama BoloneMase Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kepedulian sosial, menjaga semangat kebersamaan, serta mengambil bagian dalam mendukung pembangunan dan program pemerintah hingga akhir masa bakti 2029. (*)