Reog Saleho Bikin Tamansari Bergemuruh, 600 Penonton Disuguhi Hiburan Rakyat

Laporan: Wahyu Widodo
BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Pertunjukan seni budaya Reog “Saleho” di Dukuh Sanggar, Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, berlangsung meriah. Sekitar 600 penonton memadati lokasi pertunjukan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (27/8/2026) malam.
Di tengah antusiasme masyarakat menyaksikan kesenian tradisional tersebut, jajaran Polsek Musuk melalui Polsubsektor Tamansari memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Pertunjukan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan berakhir pada pukul 23.45 WIB. Besarnya jumlah penonton membuat pengamanan menjadi bagian penting agar masyarakat dapat menikmati pertunjukan tanpa terganggu persoalan keamanan maupun ketertiban.
Pengamanan dipimpin langsung Kapolsubsektor Tamansari Iptu Agus Pranoto, S.H. dengan melibatkan personel Polsek Musuk dan Polsubsektor Tamansari. Pengamanan juga diperkuat personel Koramil 02 Musuk, Linmas Desa Sangup, unsur pemuda, serta panitia penyelenggara.
Kolaborasi lintas unsur tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana aman sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang untuk menikmati hiburan rakyat.
Sejak acara dimulai, masyarakat tampak antusias mengikuti jalannya pertunjukan. Kesenian Reog “Saleho” menjadi magnet tersendiri bagi warga yang ingin menikmati seni budaya sekaligus memeriahkan momentum peringatan kemerdekaan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan panitia dan Kepala Desa Sangup. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pertunjukan Reog “Saleho” hingga selesai.
Hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polsek Musuk Ipda Sutrisno, Batuud Koramil 02 Musuk Peltu Achmad Dimyati, Kepala Desa Sangup Triyono, Kepala Desa Jemowo Untung, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, panitia, serta para tamu undangan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap pelaksanaan kegiatan masyarakat sekaligus upaya menjaga tradisi gotong royong dalam menciptakan keamanan lingkungan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sangup mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan keamanan selama pertunjukan berlangsung.
Masyarakat yang hadir juga diimbau menikmati pertunjukan dengan tertib. Penonton diminta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun kenyamanan masyarakat lainnya.
Pesan tersebut menjadi penting mengingat pertunjukan dihadiri ratusan warga dan berlangsung hingga malam hari.
Pengamanan pun tidak hanya dilakukan dengan menempatkan personel di sekitar lokasi, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Kapolsek Musuk Iptu Riyan Aditya Nugraha, S.H., M.H., mengatakan kehadiran personel kepolisian merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman ketika warga menikmati kegiatan seni budaya.
“Pengamanan dilakukan secara humanis dan bersama-sama dengan TNI, Linmas, panitia serta unsur masyarakat. Kami mengedepankan pencegahan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan tertib,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam pengamanan menjadi bagian penting untuk mengantisipasi potensi gangguan sejak dini. Dengan pendekatan humanis dan mengutamakan pencegahan, masyarakat tetap dapat menikmati pertunjukan dengan nyaman.
Hingga pertunjukan berakhir sekitar pukul 23.45 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Tidak ada gangguan yang menonjol selama pelaksanaan pertunjukan. Situasi di lokasi tetap aman, lancar, tertib dan kondusif.
Pengamanan yang dilakukan secara terpadu antara kepolisian, TNI, Linmas, panitia dan unsur masyarakat sekaligus memperlihatkan bahwa menjaga keamanan kegiatan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat.
Di tengah semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pertunjukan Reog “Saleho” tidak sekadar menjadi tontonan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, menikmati seni budaya dan memperkuat kebersamaan.
Dengan dukungan pengamanan yang humanis serta partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban, malam pertunjukan Reog Saleho di Dukuh Sanggar pun berakhir dengan aman dan penuh suasana kebersamaan. (*)












Tinggalkan Balasan