Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Gerbong rotasi dan penyegaran organisasi kembali bergerak di lingkungan Polres Boyolali. Sebanyak enam pejabat resmi berganti posisi melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., Senin (31/8/2026).

Tak hanya menjadi momentum pergantian sejumlah pejabat strategis, kegiatan yang digelar di Halaman Mapolres Boyolali tersebut juga dirangkai dengan laporan kenaikan pangkat pengabdian Polri periode 1 September 2026.

Upacara berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.44 WIB dalam suasana tertib dan khidmat. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Boyolali Kompol Novilia Andrias Lio Kurniasih, S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Boyolali Ny. Fitri Amelia Indra Maulana Saputra, jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, personel Polres Boyolali serta pengurus Bhayangkari.

Pergantian jabatan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus upaya menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.

Dalam prosesi sertijab, Kompol Fajar Nur Ikhsanuddin, S.Sos., M.H., menyerahkan jabatan Kabaglog Polres Boyolali. Selanjutnya, ia mendapat amanah baru sebagai Kabaglog Polres Sragen.

Posisi Kabaglog Polres Boyolali kemudian dipercayakan kepada AKP Aris Sunandar, S.I.P. Sebelumnya, AKP Aris Sunandar menjabat sebagai Kapolsek Juwangi.

Sementara itu, kursi Kapolsek Juwangi selanjutnya diisi IPTU Romdhoni, S.H., yang sebelumnya bertugas sebagai Wakapolsek Ngemplak.

Baca Juga:  Wali Kota Salatiga Tinjau Si Pandu: Dorong Transparansi dan Prioritas Usulan Pembangunan Berbasis Digital

Perubahan kepemimpinan juga terjadi di sejumlah polsek lainnya. AKP Utomo, S.E., M.H., dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolsek Karanggede.

Kemudian AKP Sidik Joko Winardi dipercaya menjabat Kapolsek Klego. Untuk jabatan Kapolsek Sambi, amanah tersebut diberikan kepada IPTU Wahyu Suhartanto, S.H.

Adapun jabatan Kasiwas Polres Boyolali selanjutnya diemban AKP Maryanto, S.Sos., M.H.

Pergantian tersebut diharapkan mampu menghadirkan penyegaran dalam organisasi sekaligus memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan dan kebutuhan pelayanan masyarakat di wilayah hukum Polres Boyolali.

Dalam amanatnya, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian penting dari pembinaan sumber daya manusia di tubuh Polri.

Menurutnya, mutasi sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi yang dilakukan melalui tahapan penilaian, evaluasi dan assessment secara sistematis.

“Mutasi jabatan bertujuan menjamin dinamika manajemen organisasi di lingkungan Polri sehingga personel memperoleh pengalaman di bidang tugas yang beragam,” ujar AKBP Indra.

Pesan tersebut menegaskan bahwa perpindahan jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari proses pengembangan kemampuan personel dan organisasi.

Dengan pengalaman di berbagai bidang dan wilayah tugas, personel diharapkan semakin matang dalam menjalankan fungsi kepolisian serta mampu menghadapi karakteristik persoalan yang berbeda-beda.

Kepada para pejabat yang mendapat amanah baru, Kapolres memberikan sejumlah penekanan. Salah satunya adalah agar segera melakukan penyesuaian dengan lingkungan kerja dan memahami karakteristik wilayah masing-masing.

Baca Juga:  PMI Kembali Kehilangan Relawan Terbaiknya dalam Operasi Tanggap Darurat Gempa Lombok

Bagi para Kapolsek yang baru, pemahaman terhadap kondisi wilayah dinilai menjadi modal penting. Sebab, setiap wilayah memiliki karakteristik masyarakat, potensi gangguan keamanan, persoalan sosial, hingga pola komunikasi yang berbeda.

Kapolres juga meminta pejabat baru untuk terus membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat dan jadilah teladan bagi anggota. Saya yakin dan percaya atas kemampuan kepemimpinan dan kinerja yang saudara miliki,” tegasnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan bahwa keberhasilan tugas kepolisian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan internal organisasi, tetapi juga oleh kuatnya hubungan antara polisi dan masyarakat.

Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan publik.

Selain sertijab, upacara tersebut juga menjadi momen istimewa bagi dua personel Polres Boyolali yang memperoleh kenaikan pangkat pengabdian Polri periode 1 September 2026.

Keduanya adalah AIPTU Iswanto yang bertugas di Polsek Sawit dan AIPTU Imam Setyono yang berdinas di Polsek Kemusu.

Kenaikan pangkat pengabdian menjadi bentuk penghargaan atas loyalitas, dedikasi dan pengabdian personel selama menjalankan tugas di institusi Polri.

Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan akhir pengabdian keduanya sebelum memasuki masa purna bakti.

Baca Juga:  Kapolres Ngawi Pimpin Upacara Pengangkatan Kapolsek Kwadungan

Kapolres menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan selama bertahun-tahun.

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi sekaligus teladan bagi personel lainnya agar terus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, loyalitas dan integritas.

Rangkaian sertijab dan kenaikan pangkat pengabdian berlangsung aman, tertib dan lancar.

Bagi Polres Boyolali, pergantian sejumlah pejabat menjadi bagian dari mekanisme organisasi untuk memastikan roda institusi terus berjalan dinamis.

Di sisi lain, masuknya pejabat baru membawa harapan munculnya gagasan, semangat dan pola kerja baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan pergantian tersebut, jajaran Polres Boyolali diharapkan semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

Kapolres juga menaruh kepercayaan kepada seluruh pejabat yang menerima amanah baru untuk mampu meneruskan sekaligus meningkatkan capaian yang telah dibangun pejabat sebelumnya.

Sertijab akhirnya bukan sekadar seremoni pergantian jabatan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru bagi para pejabat yang dipercaya memegang posisi strategis di jajaran Polres Boyolali.

Dengan semangat penyegaran organisasi, penguatan kepemimpinan dan kedekatan dengan masyarakat, Polres Boyolali terus berupaya menjaga keamanan sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin responsif di tengah masyarakat. (*)