Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Pekerjaan renovasi sebuah rumah di Dukuh Karanganyar, Desa Klego, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, mendadak berubah menjadi insiden kecelakaan. Seorang tukang bernama Tugiyo tertimpa reruntuhan teras rumah yang roboh secara tiba-tiba, Minggu (30/8/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ketika Tugiyo sedang melakukan pekerjaan awal renovasi pada teras rumah milik Wakijo.

Saat pekerjaan berlangsung, bagian teras yang berada di depan rumah tiba-tiba roboh. Reruntuhan berupa material kayu dan tembok kemudian mengenai tubuh korban.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bangunan teras tersebut telah berusia cukup lama. Kondisi bangunan yang sudah rapuh diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan struktur teras tidak mampu bertahan ketika pekerjaan renovasi mulai dilakukan.

Baca Juga:  Latsitarda Nusantara XLVI/2026 Resmi Dibuka, Taruna Akademi TNI–Polri Siap Diberangkatkan Bantu Pemulihan Aceh Pascabanjir

Akibat kejadian tersebut, Tugiyo mengalami luka memar pada bagian kaki kiri. Warga dan saksi yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan kepada korban.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kejadian ini menjadi perhatian karena kecelakaan terjadi ketika pekerjaan renovasi baru dimulai.

Mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, personel Polsek Klego, Polres Boyolali, segera mendatangi lokasi.

Petugas melakukan sejumlah langkah penanganan untuk memastikan kondisi di sekitar bangunan aman serta mengumpulkan informasi mengenai kronologi kejadian.

Polisi juga melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat kejadian, meminta keterangan dari sejumlah saksi, membantu proses evakuasi korban, serta mendokumentasikan kondisi sisa reruntuhan bangunan.

Baca Juga:  Lima Remaja Bersenjata Tajam Diamankan Polres Kudus, Diduga Hendak Tawuran

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui secara lebih jelas kondisi bangunan sebelum roboh serta memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan teras rumah tersebut ambruk.

Runtuhnya bangunan mengakibatkan bagian teras depan rumah berukuran sekitar 3 x 4 meter mengalami kerusakan.

Kerugian materi akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memperhatikan kondisi struktur bangunan sebelum pekerjaan renovasi maupun pembongkaran dilakukan.

Bangunan yang telah berusia lama, khususnya bagian yang terlihat mengalami keretakan, pelapukan, atau penurunan kekuatan material, perlu mendapat perhatian khusus sebelum pekerja melakukan aktivitas di sekitarnya.

Polres Boyolali mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika hendak melakukan renovasi atau pekerjaan konstruksi pada rumah maupun bangunan yang sudah berusia lama.

Baca Juga:  Bangunan Kolonial hingga Jalan Tua Surabaya Jadi Nyawa Baru Film Horor Zona Merah Siap Guncang Layar Lebar Indonesia

Pemeriksaan terhadap kondisi dan kekuatan bangunan dinilai penting untuk mengantisipasi terjadinya keruntuhan secara tiba-tiba.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengabaikan kondisi struktur bangunan hanya karena kerusakan terlihat ringan dari luar. Bagian bangunan yang sudah rapuh dapat memiliki risiko tersendiri ketika mendapat beban, getaran, maupun perubahan struktur selama proses renovasi.

Peristiwa di Dukuh Karanganyar tersebut pun menjadi pelajaran bahwa keselamatan pekerja harus menjadi prioritas dalam setiap pekerjaan renovasi.

Dengan memastikan kondisi bangunan terlebih dahulu dan menerapkan langkah keselamatan kerja, risiko kecelakaan seperti yang dialami Tugiyo diharapkan dapat diminimalkan. (*)