Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Suasana pagi di area persawahan Dukuh Seroban RT 016/RW 005, Desa Kateguhan, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, mendadak berubah menjadi duka. Seorang warga berinisial HS (61) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia saat berada di area persawahan, Rabu (2/9/2026).

HS yang merupakan warga Desa Kateguhan diketahui berada di sawah untuk melakukan aktivitas pertanian. Saat kejadian, korban disebut tengah melakukan penyemprotan pupuk.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 06.45 WIB. Seorang saksi yang berada di sekitar lokasi melihat korban tergeletak di area pematang sawah.

Melihat kondisi tersebut, saksi kemudian meminta bantuan kepada saksi lainnya untuk melakukan pengecekan. Keduanya kemudian mendatangi korban dan melakukan pemeriksaan awal.

Namun, korban diketahui sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Baca Juga:  Kereta Cepat Siap Sambung Surabaya, DPRD Jatim: Pastikan Dampak Positif untuk Rakyat

Kabar tersebut kemudian disampaikan kepada pihak keluarga. Tidak berselang lama, keluarga korban datang ke lokasi kejadian dan membawa korban ke rumah.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pengecekan dan pendataan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 07.25 WIB, personel Polsek Sawit, Polres Boyolali, mendatangi lokasi kejadian.

Pengecekan dipimpin Waka Polsek Sawit IPDA Mustakim, S.Pd., bersama personel Bhabinkamtibmas dan anggota terkait.

Petugas melakukan pengecekan di lokasi sekaligus mengumpulkan keterangan awal dari pihak-pihak yang mengetahui kejadian tersebut.

Selain itu, kepolisian juga melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan Bidan Desa Kateguhan berkaitan dengan kondisi korban.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan informasi mengenai peristiwa yang terjadi sekaligus memberikan penanganan sesuai prosedur terhadap kejadian warga meninggal dunia.

Baca Juga:  Polres Pasuruan Tanamkan Semangat Sumpah Pemuda kepada Siswa SMA Taruna Madani di Era Digital

Dari keterangan awal pihak keluarga, HS disebut tidak memiliki riwayat penyakit kronis dan tidak sedang menjalani pengobatan rutin.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut. Keluarga juga tidak berkenan apabila dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut maupun proses lanjutan di kepolisian.

Sikap tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan dari pihak keluarga.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, korban diduga meninggal dunia akibat kelelahan setelah melakukan aktivitas di area persawahan. Namun, keterangan tersebut merupakan dugaan awal berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan dan keterangan keluarga.

Tidak ditemukan informasi mengenai adanya dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut berdasarkan pengecekan awal kepolisian.

Baca Juga:  VIDEO MBG VIRAL! Kepala SD Dukuh 05 Blak-blakan Soal Komplain Menu, SPPG Sawahan Sepakat Berbenah

Polsek Sawit memastikan sejumlah langkah kepolisian telah dilakukan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.

Di antaranya menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengecekan, mendata saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga dan tenaga kesehatan desa.

Kehadiran petugas di lokasi juga menjadi bagian dari upaya memastikan peristiwa tersebut tercatat dan ditangani sesuai prosedur.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat yang melakukan aktivitas pertanian sejak pagi agar memperhatikan kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri ketika merasa kelelahan.

Bagi keluarga, kepergian HS di tengah aktivitas pagi di persawahan tersebut tentu meninggalkan duka mendalam. Sementara bagi warga sekitar, kejadian itu menjadi kabar mengejutkan yang mewarnai pagi di Desa Kateguhan. (*)