Tinggalkan Tungku Saat Masih Menyala, Rumah Warga Klewor Boyolali Dilalap Si Jago Merah

Laporan: Wahyu Widodo
BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Suasana pagi di Dukuh Klewor, RT 05 RW 01, Desa Klewor, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, mendadak berubah mencekam. Kepulan asap membubung dari sebuah rumah milik Sunarti setelah bagian dapur diduga terbakar akibat tungku kayu bakar yang ditinggalkan dalam kondisi masih menyala.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kobaran api mengakibatkan kerusakan cukup parah dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp230 juta.
Kejadian bermula sekitar pukul 07.45 WIB. Saat itu, Sunarti sedang memasak menggunakan kayu bakar di dapur rumahnya.
Usai memasak, korban kemudian meninggalkan rumah untuk membeli sayur sekaligus berbincang dengan tetangga di sekitar lokasi. Saat ditinggalkan, sumber api di dapur diduga masih menyala.
Tak lama berselang, situasi berubah. Seorang saksi mencium aroma gosong yang cukup menyengat. Penasaran dengan sumber bau tersebut, saksi kemudian melihat kepulan asap keluar dari bagian dapur rumah korban.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera meminta bantuan warga. Warga yang berdatangan kemudian bersama-sama berusaha melakukan penanganan agar api tidak semakin meluas.
Namun, kobaran api telah membakar bagian rumah yang memiliki konstruksi tembok dan kayu. Rumah berukuran sekitar 12 x 7 meter tersebut akhirnya mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Tak hanya bangunan rumah, material berupa tumpukan kayu jati yang sebelumnya disiapkan untuk bahan pembuatan rumah limasan juga ikut terbakar. Material kayu tersebut membuat api semakin mudah menjalar dan menambah besarnya kerugian yang dialami korban.
Laporan mengenai kejadian tersebut kemudian diterima Polsek Kemusu sekitar pukul 08.15 WIB.
Mendapat informasi itu, personel Polsek Kemusu, Polres Boyolali, langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Polisi segera melakukan penanganan awal sekaligus berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.
Setelah situasi berhasil ditangani, petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan untuk mengetahui sumber serta penyebab kebakaran.
Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Selain itu, polisi mengamankan barang bukti berupa potongan kayu sisa kebakaran untuk mendukung proses pemeriksaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat dipicu kelalaian saat korban memasak menggunakan kayu bakar dan meninggalkan dapur ketika api masih menyala.
Meski demikian, polisi tetap melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana, S.H., S.I.K., M.Si., mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menggunakan tungku, kayu bakar, maupun sumber api lainnya untuk kebutuhan rumah tangga.
Ia menegaskan, sumber api yang ditinggalkan tanpa pengawasan dapat memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian besar.
“Masyarakat kami imbau untuk selalu memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah. Jangan meninggalkan tungku atau sumber api dalam kondisi masih menyala karena dapat membahayakan keselamatan dan menimbulkan kerugian,” ujarnya.
Peristiwa di Desa Klewor tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak menganggap sepele aktivitas memasak menggunakan kayu bakar. Api yang awalnya digunakan untuk keperluan sehari-hari dapat berubah menjadi bencana apabila ditinggalkan tanpa pengawasan.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Penanganan yang dilakukan aparat kepolisian bersama warga dan petugas terkait juga berjalan aman dan kondusif.
Polsek Kemusu memastikan proses pendataan serta pemeriksaan terkait kebakaran masih dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kejadian dan kerugian yang ditimbulkan. (*)












Tinggalkan Balasan