Laporan: Wahyu Widodo

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM — Estafet kepemimpinan Mathla’ul Anwar Jawa Tengah resmi bergulir. Musyawarah Wilayah (Muswil) Mathla’ul Anwar Provinsi Jawa Tengah yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu, 12–13 September 2026, di Plaza Hotel Semarang, menetapkan Dr. H. Muh Haris, M.Si. sebagai Ketua Mathla’ul Anwar Provinsi Jawa Tengah.

Penetapan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam Muswil yang diikuti jajaran pengurus serta perwakilan Mathla’ul Anwar dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Forum organisasi tersebut tidak hanya menjadi ruang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan menyusun langkah organisasi menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Terpilihnya Muh Haris diharapkan membawa energi baru bagi Mathla’ul Anwar Jawa Tengah. Di bawah kepemimpinannya, organisasi diharapkan semakin aktif menjalankan kiprah di tengah masyarakat, terutama melalui bidang pendidikan, dakwah, sosial, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi umat.

Muh Haris menyambut amanah tersebut dengan penuh rasa syukur. Menurutnya, kepemimpinan organisasi tidak mungkin berjalan dengan mengandalkan satu atau dua orang saja. Diperlukan kekuatan kolektif, kebersamaan, serta dukungan seluruh keluarga besar Mathla’ul Anwar untuk menerjemahkan amanah organisasi menjadi program yang nyata.

Baca Juga:  Akses Bondowoso–Jember Lumpuh, Polisi Terapkan Rekayasa Arus Darurat

“Kami berharap Mathla’ul Anwar Jawa Tengah ke depan dapat memberikan dampak yang positif bagi umat dan masyarakat. Amanah ini tentu tidak bisa dijalankan sendiri, sehingga kami sangat membutuhkan dukungan, kebersamaan dan kolaborasi dari seluruh keluarga besar Mathla’ul Anwar serta semua pihak,” ujar Muh Haris.

Ia menegaskan, Mathla’ul Anwar memiliki sejarah panjang dalam memberikan kontribusi bagi bangsa. Pendidikan dan dakwah menjadi bagian penting dari perjalanan organisasi dalam membangun kehidupan masyarakat.

Karena itu, Muswil kali ini diharapkan tidak berhenti sebagai forum pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat kembali peran Mathla’ul Anwar agar semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus beradaptasi dengan perkembangan dan tantangan zaman.

Muh Haris juga mengajak seluruh jajaran Mathla’ul Anwar di Jawa Tengah untuk membangun organisasi yang semakin solid, terbuka dan adaptif. Program kerja ke depan diharapkan tidak hanya berorientasi pada aktivitas internal organisasi, tetapi juga menyentuh persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

“Ke depan kita ingin membangun Mathla’ul Anwar Jawa Tengah yang semakin solid, maju dan memberikan manfaat. Kita akan mengedepankan semangat kebersamaan serta membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak,” tambahnya.

Baca Juga:  Nasib Apes: Wanita Cantik Kehilangan Motor Kesanyangannya Setelah Berkenalan Dengan Laki-laki di Facebook

Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu kunci penting dalam memperluas manfaat organisasi. Dengan membangun komunikasi dan kerja sama bersama berbagai elemen masyarakat, lembaga maupun pihak lainnya, Mathla’ul Anwar diharapkan mampu menghadirkan program yang lebih luas dan berdampak.

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA), Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Muh Haris atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Mathla’ul Anwar Jawa Tengah.

Ucapan tersebut disampaikan Jazuli Juwaini dalam acara penutupan Muswil Mathla’ul Anwar Provinsi Jawa Tengah di Plaza Hotel Semarang.

“Selamat dan sukses kepada Pak Muh Haris. Semoga dengan amanah yang diberikan ini dapat membawa Mathla’ul Anwar Jawa Tengah menjadi organisasi yang semakin maju dan bermanfaat bagi umat,” ujar Jazuli Juwaini.

Jazuli berharap kepemimpinan baru tersebut dapat menjadi energi untuk memperkuat konsolidasi organisasi di seluruh wilayah Jawa Tengah. Selain itu, Mathla’ul Anwar juga diharapkan semakin meningkatkan kontribusinya dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Baca Juga:  Rutan Salatiga Tingkatkan Kreativitas WBP Lewat “Kelas Literasi Membatik”

Muswil yang berlangsung selama dua hari itu akhirnya ditutup dalam suasana penuh kebersamaan dan optimisme. Terpilihnya Muh Haris menjadi babak baru perjalanan Mathla’ul Anwar Jawa Tengah, sekaligus membawa harapan agar roda organisasi semakin dinamis.

Tantangan organisasi ke depan tentu tidak ringan. Perubahan sosial, perkembangan teknologi, kebutuhan pendidikan, dinamika kehidupan umat, hingga persoalan pemberdayaan masyarakat membutuhkan respons organisasi yang cepat dan tepat.

Dalam konteks tersebut, Mathla’ul Anwar Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Muh Haris diharapkan mampu memperkuat sinergi seluruh jajaran, merawat kebersamaan, serta menghadirkan gagasan dan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan kepemimpinan baru ini, Mathla’ul Anwar Jawa Tengah diharapkan semakin mampu mengambil peran strategis dalam membangun sumber daya manusia, memperkuat nilai-nilai keislaman, mengembangkan pendidikan dan dakwah, sekaligus memperluas pengabdian sosial.

Estafet kepemimpinan pun telah berpindah tangan. Kini, harapan besar berada di pundak Muh Haris bersama seluruh keluarga besar Mathla’ul Anwar Jawa Tengah untuk membawa organisasi semakin solid, maju, terbuka dan memberi kemaslahatan bagi umat serta bangsa. (*)