Laporan: Budi Santoso

NGAWI | SUARAGLOBAL.COM – Suasana Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, mendadak geger. Kobaran api membesar dan melalap sebuah gudang milik Suwardi, pemilik galeri sekaligus usaha kerajinan jahe klenting, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Gudang yang berada di RT 03/RW 01 tersebut menjadi sasaran amukan si jago merah. Api dengan cepat membakar bagian bangunan dan material yang berada di dalam gudang. Kepulan asap dan kobaran api membuat warga sekitar waspada.

Begitu laporan kebakaran diterima, Babinsa Koramil Kedunggalar, Kodim Ngawi, langsung bergerak cepat menuju lokasi. Penanganan dilakukan dengan melibatkan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kodim Ngawi bersama Damkar Kabupaten Ngawi.

Baca Juga:  Turun Tajam! Operasi Patuh Semeru 2025 Sukses Tekan Kecelakaan di Jatim hingga 39 Persen

Petugas pemadam langsung berjibaku menghadapi kobaran api. Dengan peralatan yang tersedia, upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api semakin meluas dan merembet ke bagian lain di sekitar lokasi.

Respons cepat petugas akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan pemadaman, kobaran api berhasil dijinakkan. Petugas kemudian tetap berada di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak kembali muncul titik api.

Pjs Danramil Kedunggalar, Pelda Abdul Wakhid, juga turun langsung ke lokasi kejadian. Kehadirannya sekaligus untuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik serta melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Baca Juga:  Pesona Iman dalam Ragam Budaya: Salatiga Christmas Parade 2025 Pukau Ribuan Warga

Koordinasi lintas instansi dilakukan selama proses penanganan kebakaran. Selain pemadaman, petugas juga melakukan pengamanan lokasi serta pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.

Beruntung, kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian materi yang dialami pemilik gudang diperkirakan cukup besar, mencapai sekitar Rp2 miliar.

Besarnya nilai kerugian tersebut membuat kebakaran gudang kerajinan jahe klenting ini menjadi perhatian. Pendataan terhadap kerusakan maupun barang-barang yang terdampak kebakaran masih dilakukan oleh pihak terkait.

Sementara itu, mengenai penyebab munculnya api, hingga proses pemadaman selesai belum dapat dipastikan. Pihak berwenang masih melakukan penanganan dan pendalaman untuk mengetahui sumber serta penyebab pasti kebakaran.

Baca Juga:  Ucapan Duka Cita Presiden Joko Widodo Kepada Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610

Petugas juga mengimbau agar kondisi di sekitar lokasi tetap dijaga aman selama proses penanganan dan pendataan berlangsung. Dengan api yang telah berhasil dipadamkan, fokus selanjutnya diarahkan pada pemeriksaan lokasi serta inventarisasi kerugian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran dapat terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kerugian besar. Kecepatan laporan dan respons petugas menjadi faktor penting agar kobaran api dapat segera dikendalikan sebelum meluas.

Hingga Minggu malam, petugas bersama pihak terkait masih melakukan penanganan di lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sedangkan kerugian materi sementara ditaksir sekitar Rp2 miliar. (*)