Laporan: Heru Santoso

KAB.SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Lomba Lukis Mural ini digelar dalam rangka memperingati dan memeriahkan HUT ke 71 Lalu Lintas Bhayangkara khususnya di Kabupaten Semarang ini. Semoga dengan karya seni mural oleh para seniman se Kabupaten Semarang ini bisa memberikan edukasi atau pembelajaran kepada masyarakat untuk bisa tertib berlalu lintas. Demikian disampaikan Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo didampingi Kasat Lantas AKP Raymond Daniel T, disela meninjau lukisan mural di komplek Benteng Fort Willem I Ambarawa, Rabu (16/09/2026) siang.

“Kami sampaikan apresiasi untuk para pelukis mural ini. Harapan kami, sesuai tema lukis mural tersebut, kedepannya khususnya di Kabupaten Semarang angka kecelakaan lalu lintas bisa menurun,” ujar AKBP Heru Dwi Purnomo.

Baca Juga:  Menapaki Jejak Rasul: 68 Keluarga Besar Yayasan Nur Hidayah Surakarta Berangkat Umrah Bersama SHU Baitullah

Lomba Lukis Mural ini mengangkat tema “Seni Visual untuk Keselamatan Berkendara Mewujudkan Lalu Lintas yang Aman, Tertib dan Modern”. AKBP Heru menyampaikan bahwa hasil karya lukisan para pelukis yang tergabung dalam Komunitas Hanoman Art ini sangat luar biasa. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat juga memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang tugas-tugas dari polisi lalu lintas yang setiap hari dilaksanakan oleh polantas itu sendiri.

Kegiatan lomba lukis muralw ini merupakan kolaborasi Satlantas Polres Semarang dengan Tim Hanoman Art Ambarawa. Dan seluruh pelukis mural ini mendapatkan apresiasi dari Polres Semarang dan pengurus Hanoman Art.

Baca Juga:  Jelang Lebaran 1447 H, Polisi Turun ke Pasar! Harga Bapokting di Ngawi Dipastikan Aman

Hadir dalam penutupan Lomba Lukis Mural ini, Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, Kasat Lantas AKP Raymond Daniel T beserta para Kanit, Kapolsek Ambarawa AKP Wiwid Wijayanti beserta anggota Polsek Ambarawa. Selain itu, dari Hanoman Art yang “dikomandani” RA Nugroho Adi didampingi RBA Koentjoro Budi Pranoto beserta anggota tim.

Sementara itu, beberapa pengunjung Benteng Willem yang juga pecinta seni lukis mengaku senang dan apreasi kepada penyelenggara Lomba Lukis Mural ini. Apalagi, lukisan yang dibuat ini tidak asal melukis karena ada tema utamanya. Sehingga, lukisan Mural di pagar komplek Benteng ini lebih enak dipandang.

Baca Juga:  Sentuhan Polri untuk Generasi Sehat: Polres Madiun Bangun SPPG Ketiga di Desa Sogo, Layani Ribuan Pelajar

“Harapan kami, karena hanya beberapa karya lukisan Mural dan pada pagar itu masih ada ‘space’ yang kosong, hendaknya dapat dilukis Mural juga. Bisa dengan tema lain yang tentunya tidak asal menorehkan karya lukis mural. Misalkan saja, temanya terkait Kesaktian Pancasila, Hari TNI, Sumpah Pemuda atau Hari Pahlawan karena bulan-bulan mendatang ada peringatan tersebut. Ini hanya sekedar masukan saja, karena memang saya memang pecinta lukisan. Sekali saya sampaikan apresiasi untuk para pelukis mural dan penyelenggara,” tutur Pujo Suwito (59) alias Wito Gores didampingi sejumlah rekannya, pengunjung asal Tangerang.