Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK | SUARAGLOBAL.COM Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah Minggu, jajaran Polres Nganjuk kembali mengintensifkan pengamanan di sejumlah gereja pada Minggu pagi (11/5/2025). Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjamin keamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah rutin.

Kegiatan patroli dan penjagaan ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polres Nganjuk. Personel dari berbagai satuan dikerahkan ke lokasi-lokasi ibadah guna memastikan kegiatan keagamaan berlangsung tanpa gangguan.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Bersama TNI Perkuat Keamanan Jelang Nataru 2024-2025

Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa pengamanan gereja merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat rasa saling menghormati antarumat beragama.

Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi saudara-saudara kita umat nasrani saat menjalankan ibadah. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, baik terbuka maupun tertutup,” ujar AKBP Henri.

Baca Juga:  Tak Ada Ampun! Polres Salatiga Musnahkan 2002 Botol Miras, 261 Miras Oplosan dan Knalpot Brong, Salatiga Bersih dari Penyakit Masyarakat

Situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali. Jemaat dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat, tanpa hambatan. Polisi juga menjalin komunikasi aktif dengan pengurus gereja guna mempercepat respons apabila terjadi sesuatu yang mencurigakan.

Kabag Ops Polres Nganjuk, AKP Ondik Andrianto, S.H., M.Si., menambahkan bahwa pengamanan akhir pekan ini telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan dengan sistematis.

“Kami menyebar personel di titik-titik rawan, melakukan patroli keliling, serta menurunkan unit K9 dan tim sterilisasi untuk mendeteksi potensi ancaman sedini mungkin,” terangnya.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Permudah Perlindungan Pekerja Informal Lewat Iuran Diskon 50 Persen, Ini Jelasnya 

Polres Nganjuk berharap, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga simbol dukungan terhadap kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Nganjuk.

Dengan adanya pengamanan ini, masyarakat diharapkan semakin yakin bahwa keberagaman di Nganjuk dapat dijaga bersama dalam suasana damai dan harmonis. (*)