Laporan: Ninis Indrawati

SAMPANG | SUARAGLOBAL.COM – Kepolisian Resor (Polres) Sampang menunjukkan sikap tegas dalam menjaga integritas institusi, setelah munculnya video viral yang melibatkan salah satu anggotanya, Aipda S. Melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam), langkah cepat dan tegas telah diambil untuk memastikan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran oleh anggota Polri.

Kasi Propam Polres Sampang, AKP Darussalam, menyampaikan bahwa begitu informasi tersebar di media sosial dan pemberitaan online, pihaknya langsung bertindak. Ia memerintahkan Unit Paminal untuk melakukan investigasi dan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak terkait.

Baca Juga:  Saat Ilmu Menembus Tembok Lapas, Kakanwil Ditjenpas Jateng Wisuda 12 Warga Binaan Lulusan D1 Teologi

“Segera setelah mendapat informasi tersebut, kami langsung bergerak. Tim melakukan klarifikasi kepada pihak yang merasa dirugikan serta memeriksa Aipda S secara menyeluruh,” ujar AKP Darussalam pada Rabu pagi (28/05/2025), usai apel di Mapolres Sampang.

Hasil interogasi terhadap Aipda S dilakukan pada 16 Mei malam, dan hingga kini proses penyidikan atas pelanggaran disiplin masih berjalan. Sementara itu, sebagai bagian dari proses pembinaan, Aipda S telah ditarik dari pos tugasnya di salah satu Polsek ke Mapolres Sampang.

Baca Juga:  Salat Cermin Disiplin: Polres Nganjuk Bentuk Karakter Personel Lewat Binrohtal Penuh Makna

“Saat ini yang bersangkutan menjalani tindakan disiplin berupa mengikuti apel pagi dengan atribut khusus sebagai bentuk pembinaan dan peringatan,” terang AKP Darussalam. Ia menyebut atribut tersebut meliputi helm merah, ransel, serta tongkat dengan bendera bergambar tengkorak.

Langkah ini menjadi bukti keseriusan Propam Polres Sampang dalam menjaga marwah dan kehormatan institusi Polri. AKP Darussalam menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran, sekecil apa pun, oleh anggota kepolisian.

Baca Juga:  Batasan Sound Horeg di Jatim, Lilik Hendarwati Minta Musyawarah Jadi Jalan Tengah antara Aturan dan Kreativitas

“Kami berkomitmen menegakkan disiplin dan kode etik profesi. Setiap pelanggaran, baik ringan maupun berat, akan kami proses sesuai aturan yang berlaku. Ini demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya.

Dengan adanya tindakan ini, Polres Sampang ingin memastikan bahwa pengawasan internal berjalan efektif dan memberikan efek jera kepada anggota yang melanggar. AKP Darussalam berharap langkah ini dapat menjadi pelajaran dan mendorong peningkatan integritas serta profesionalisme seluruh personel Polres Sampang. (*)