Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – PT Mitra Bisnis Keluarga (MBK) Ventura Regional Jawa Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesejahteraan para pelaku usaha mikro, khususnya kaum perempuan. Tak hanya menyalurkan pembiayaan usaha, MBK Ventura juga membekali para nasabah dengan literasi dan edukasi keuangan keluarga agar mampu mengelola pendapatan secara lebih bijak.

Mengusung tema “Keuangan Tertata, Impian Keluarga Nyata”, kegiatan yang digelar di Kantor Kecamatan Ambarawa, Rabu (15/7/2026), menjadi wadah pembelajaran bagi ratusan nasabah mikro untuk memahami pentingnya manajemen keuangan sebagai fondasi membangun kesejahteraan keluarga.

Asisten Regional Manager Jawa Tengah PT MBK Ventura, Catur Suci Rahayu, menjelaskan bahwa masih banyak pelaku usaha mikro perempuan yang menghadapi persoalan klasik, yakni mencampurkan uang modal usaha dengan uang kebutuhan rumah tangga.

Kebiasaan tersebut, menurutnya, membuat keuntungan usaha sulit dihitung dan menghambat tercapainya tujuan keuangan jangka panjang karena seluruh pendapatan habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:  Pengedar Uang Palsu Yang Dibeli Secara Online, Warga Bandungan Dibekuk Polisi

“Kami ingin menanamkan keyakinan bahwa sekecil apa pun pendapatan saat ini, jika dikelola dan ditata dengan rapi, impian-impian besar keluarga pasti bisa diwujudkan secara nyata,” ujar Catur.

Ia menegaskan, melalui program edukasi tersebut MBK Ventura tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membekali para nasabah dengan keterampilan praktis yang langsung dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi yang diberikan meliputi cara memisahkan uang usaha dan uang keluarga, menyusun anggaran berdasarkan skala prioritas, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga membangun kebiasaan menabung secara konsisten untuk mewujudkan target masa depan.

“Kami ingin ibu-ibu nasabah di Jawa Tengah naik kelas. Tidak hanya menjadi pelaku usaha yang tangguh, tetapi juga menjadi manajer keuangan yang cerdas di rumahnya sendiri. Ketika keuangan mereka tertata, mereka memiliki kontrol penuh untuk mewujudkan masa depan keluarga yang lebih baik,” jelasnya.

Baca Juga:  Tunggakan Kredit Macet AH Menjadi Sorotan di Pilkada Sampang

Tak hanya fokus pada pengelolaan keuangan, MBK Ventura juga memberikan perhatian serius terhadap maraknya praktik pinjaman online ilegal yang kerap menyasar masyarakat, khususnya perempuan di daerah.

Dalam sesi edukasi, para peserta diingatkan agar selalu memastikan legalitas lembaga keuangan sebelum mengajukan pinjaman. Nasabah juga diminta hanya menggunakan layanan yang memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta tidak mudah tergiur tawaran pencairan dana instan melalui SMS maupun aplikasi yang tidak jelas.

Menurut Catur, pemahaman mengenai keamanan transaksi keuangan menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga agar tidak terjerat utang yang merugikan.

“Target jangka panjang yang ingin kami raih di PT MBK Ventura Regional Jawa Tengah adalah terwujudnya kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh nasabah. Kami ingin mengubah pola pikir dari yang tadinya hanya sekadar bertahan hidup hari demi hari menjadi mampu merencanakan masa depan,” tegasnya.

Baca Juga:  Disiplin, Loyalitas, dan Kehormatan! Tiga Pesan Utama Danrem 073/Makutarama untuk Yon TP 457/Satria Kalinyamat 

Manfaat program tersebut pun langsung dirasakan para peserta. Salah satunya Hartini, nasabah MBK Ventura asal Ambarawa.

Ia mengaku sebelum bergabung dengan MBK Ventura selalu kesulitan mengetahui keuntungan bersih usahanya karena seluruh pemasukan masih disimpan dalam satu tempat tanpa pemisahan antara uang usaha dan kebutuhan keluarga.

Akibatnya, modal usaha sering terpakai tanpa disadari sehingga perkembangan usahanya berjalan lambat.

“Setelah mengikuti kegiatan ini saya jadi lebih paham dan tahu dengan benar bagaimana saya harus mengatur keuangan keluarga saya. Saya merasa mendapat banyak ilmu dari kegiatan yang diberikan oleh MBK Ventura,” ungkap Hartini.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, MBK Ventura berharap semakin banyak perempuan pelaku usaha mikro mampu mengelola keuangan secara disiplin, mengembangkan usahanya, melindungi diri dari jebakan pinjaman ilegal, serta mewujudkan keluarga yang lebih mandiri, sejahtera, dan memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik. (*)