Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Lingkar Salatiga. Kali ini, sebuah Daihatsu Granmax Pick Up terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Yamaha Vega di sekitar TPU Ngemplak, Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Sabtu (19/9/2026) sore.

Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 16.50 WIB tersebut mengakibatkan empat orang menjadi korban. Satu orang meninggal dunia, sedangkan tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga.

Kecelakaan melibatkan Daihatsu Granmax Pick Up bernomor polisi G-8105-BC yang dikemudikan AS (27), warga Sarimatondang, Sidamanik, Simalungun, dengan sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi H-3667-MP yang dikendarai M (53), warga Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Korban meninggal dunia merupakan pengendara sepeda motor Yamaha Vega. M mengalami luka pada bagian kepala dan leher. Meski telah mendapat penanganan di lokasi, korban dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  Lima Remaja Bersenjata Tajam Diamankan Polres Kudus, Diduga Hendak Tawuran

Sementara itu, pembonceng sepeda motor berinisial TL (52), warga Jetak, Getasan, mengalami luka pada bagian kaki. Saat mendapatkan perawatan medis, korban dilaporkan dalam kondisi sadar.

Dua korban lainnya merupakan orang yang berada di dalam Daihatsu Granmax Pick Up. Pengemudi AS dan penumpang berinisial SBD (22), warga Pematang Siantar, mengalami luka-luka. Keduanya dalam kondisi sadar dan kemudian mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Granmax Diduga Kurang Konsentrasi

Berdasarkan pemeriksaan awal petugas, kecelakaan bermula ketika Daihatsu Granmax Pick Up dan sepeda motor Yamaha Vega sama-sama melaju dari arah Kecandran menuju Gamol.

Saat itu, sepeda motor Yamaha Vega berada di depan. Sementara Daihatsu Granmax Pick Up melaju di belakang sepeda motor tersebut.

Ketika sampai di lokasi kejadian, diduga pengemudi Daihatsu Granmax PU kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan yang berada di depannya.

Akibatnya, Daihatsu Granmax PU membentur bagian belakang sepeda motor Yamaha Vega.

Baca Juga:  Idul Fitri 1444 H, Karutan Salatiga Pastikan Hak WBP Terpenuhi dan Berikan Layanan Tatap Muka

Benturan tersebut membuat kedua kendaraan mengalami kecelakaan. Setelah menabrak sepeda motor, Daihatsu Granmax PU kemudian oleng ke arah kanan hingga akhirnya membentur sebuah pohon yang berada di pembatas jalan.

Kecelakaan tersebut membuat situasi di sekitar lokasi sempat menjadi perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.

Petugas Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas melakukan pengamanan lokasi, memberikan tanda pada titik kejadian, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan terhadap kondisi para korban yang telah mendapatkan perawatan di RSUD Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga.

Polisi Ingatkan Pengendara Jaga Jarak Aman

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M. membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tersebut.

Menurutnya, petugas telah melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi kejadian dan rumah sakit. Peristiwa tersebut masih dalam proses penanganan Satlantas Polres Salatiga.

“Petugas telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti serta melakukan pengecekan terhadap para korban di rumah sakit. Peristiwa ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Salatiga,” jelas AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M.

Baca Juga:  Semarak Lomba Dayung Rawa Pening 2025: Dari Tradisi Warga Sumurup Menuju Ikon Pariwisata Kabupaten Semarang

Polres Salatiga juga mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara, terlebih saat melintas di jalur yang memiliki arus kendaraan cukup tinggi.

Pengendara diminta selalu berkonsentrasi, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, serta tidak memaksakan diri ketika kondisi berkendara kurang memungkinkan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, menjaga jarak aman dan tidak memaksakan diri ketika kondisi berkendara kurang memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap kali berada di jalan raya,” pungkas AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi setiap pengguna jalan bahwa menjaga konsentrasi dan jarak aman bukan sekadar aturan lalu lintas, melainkan bagian penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merenggut korban jiwa. (*)