Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Suasana duka masih menyelimuti kediaman keluarga almarhum Deny Dwi Saputra di Dukuh Mrican RT 01/RW 03, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Sabtu (26/9/2026).

Di tengah suasana kehilangan tersebut, keluarga korban musibah Kapal Virgo Transport 8 mendapat santunan dari PT Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera. Penyerahan santunan berlangsung dengan pengawalan dan monitoring jajaran Polsek Ampel Polres Boyolali untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.

Kapal Virgo Transport 8 diketahui mengalami musibah tenggelam dalam perjalanan dari Surabaya menuju Kalimantan. Almarhum Deny Dwi Saputra merupakan salah satu korban dalam peristiwa tersebut.

Penyerahan santunan secara simbolis dilaksanakan mulai pukul 10.30 WIB hingga 11.30 WIB. Kegiatan itu dihadiri sejumlah pejabat dan pihak terkait, di antaranya Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Jasa Raharja Putera Abdul Haris, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Jawa Tengah Hendriawanto, perwakilan Jasa Raharja Kabupaten Boyolali, BPBD Kabupaten Boyolali, serta perwakilan Kecamatan Ampel.

Baca Juga:  Gekrafs Sumut akan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk mengembangkan Ekonomi Kreatif

Hadir pula Kapolsek Ampel Iptu Edhy Nugroho, S.H., M.H., Kepala Desa Candi Warsito dan Bhabinkamtibmas Desa Candi Aipda Marwanto.

Kehadiran personel kepolisian bukan sekadar menjaga keamanan kegiatan. Jajaran Polsek Ampel juga memberikan pendampingan kepada keluarga korban yang tengah menghadapi masa sulit akibat musibah tersebut.

Dengan suasana yang berlangsung penuh keprihatinan, proses penyerahan santunan berjalan tertib. Polisi memastikan kegiatan tidak mengalami gangguan sehingga keluarga dapat menerima hak santunan dengan tenang.

Kades Candi Apresiasi Jasa Raharja

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Candi Warsito menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Jasa Raharja yang telah memberikan santunan kepada keluarga almarhum Deny Dwi Saputra.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga setelah kehilangan salah satu anggota keluarga akibat musibah.

Dukungan terhadap keluarga korban dinilai menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi pascamusibah. Selain bantuan secara materi, kehadiran berbagai pihak juga menjadi bentuk kepedulian terhadap keluarga yang sedang berduka.

Baca Juga:  Gotong Royong Tak Pernah Padam, TNI dan Rakyat Satu Tekad: Kodim 0714/Salatiga Gelar TMMD Sengkuyung Tahap IV di Dua Wilayah, Ini Jelasnya

Santunan Total Rp70 Juta

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum Deny Dwi Saputra.

Ia mengatakan pemberian santunan merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang mengalami musibah.

“Atas nama seluruh keluarga besar PT Jasa Raharja, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Jasa Raharja juga menyampaikan doa agar korban lain yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan.

Untuk keluarga almarhum Deny Dwi Saputra, santunan yang diterima terdiri dari Rp50 juta dari PT Jasa Raharja dan Rp20 juta dari Jasa Raharja Putera.

Dengan demikian, total santunan yang diterima keluarga korban mencapai Rp70 juta.

Penyerahan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan bagi keluarga dalam menghadapi dampak musibah yang terjadi sekaligus membantu memenuhi kebutuhan keluarga setelah kehilangan almarhum.

Baca Juga:  HUT RI ke-81 Makin Meriah! 300 Warga Boyolali Bikin Jalanan Berubah Jadi Panggung Nusantara, Mahasiswa KKN UIN Salatiga Turut Jadi Juri

Polisi Pastikan Kegiatan Kondusif

Kapolsek Ampel Iptu Edhy Nugroho, S.H., M.H., menegaskan bahwa jajaran Polsek Ampel berkomitmen memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat.

Menurutnya, pendampingan tidak hanya dilakukan dalam kegiatan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam kegiatan sosial, terutama yang menyangkut keluarga korban musibah.

“Polsek Ampel hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga korban dalam suasana duka,” ujar Iptu Edhy.

Pengamanan dan monitoring tersebut dilakukan agar proses penyerahan santunan berlangsung secara tertib sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh pihak yang hadir.

Seluruh rangkaian kegiatan akhirnya selesai tanpa kendala. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif.

Bagi keluarga almarhum Deny Dwi Saputra, santunan tersebut bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian di tengah suasana duka akibat musibah Kapal Virgo Transport 8. (*)