Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Dentuman mesin motor balap bakal kembali mengguncang Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Menghadapi perhelatan MotoGP Mandalika 2026 yang menjadi magnet perhatian dunia, jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) ikut turun tangan.

Bukan sekadar dukungan di atas kertas. Polda Jatim resmi mengirim sejumlah personel Bawah Kendali Operasi (BKO) ke NTB untuk memperkuat barisan pengamanan selama rangkaian ajang balap motor internasional tersebut.

Para personel Polda Jatim itu dijadwalkan bertugas mulai 8 hingga 12 Oktober 2026. Mereka akan bergabung bersama kekuatan utama yang berada di bawah komando Polda NTB.

Pengiriman personel lintas wilayah ini menjadi bagian dari sinergi kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama gelaran MotoGP berlangsung. Maklum, event kelas dunia tersebut tidak hanya menghadirkan para pembalap dan tim balap, tetapi juga ribuan penonton, tamu penting, serta pergerakan logistik dengan tingkat mobilitas tinggi.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan pengerahan personel BKO tersebut merupakan bentuk dukungan antarkewilayahan di tubuh Polri.

“Personel Polda Jatim sengaja dikirim untuk mempertebal kekuatan pengamanan yang lini utamanya dikomandoi oleh Polda NTB selama gelaran MotoGP Mandalika berlangsung,” ujar Kombes Pol Abast pada Rabu (7/10/2026).

Baca Juga:  Presiden Prabowo Beri Mandat Baru, Bahlil Siap Gaspol Kawal Hilirisasi dan Energi

Bukan Pasukan Sembarangan

Personel yang diberangkatkan bukan sekadar tambahan jumlah kekuatan. Polda Jatim memilih personel dari sejumlah fungsi kepolisian yang memiliki kemampuan spesifik dan dibutuhkan untuk mengamankan event berskala internasional.

Salah satunya berasal dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jatim.

Personel Ditpamobvit yang diterjunkan memiliki keahlian khusus dalam mendukung sistem pengamanan dan sterilisasi lokasi. Di antaranya operator sekaligus pengemudi kendaraan khusus (ransus) X-Ray Mobile, operator X-Ray Scanner, hingga personel yang bertugas pada pengamanan pintu detektor atau Secdoor.

Keberadaan personel dengan kemampuan tersebut menjadi penting untuk memperkuat lapisan pemeriksaan dan pengamanan di area-area yang membutuhkan pengawasan ketat.

Dengan teknologi pemeriksaan dan personel terlatih, setiap akses menuju lokasi kegiatan dapat diawasi secara lebih optimal. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mengantisipasi masuknya barang maupun benda yang berpotensi mengganggu keamanan.

Namun pengamanan MotoGP Mandalika tidak berhenti di pintu masuk.

Baca Juga:  Satlantas Polres Bangkalan Tingkatkan Pelayanan Ramah untuk Permohonan SIM, Ciptakan Pengalaman Nyaman bagi Masyarakat

Padatnya arus kendaraan, mobilitas tamu penting, hingga pergerakan logistik membutuhkan pengaturan lalu lintas yang presisi. Karena itu, Polda Jatim juga mengirim personel dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas).

Kawal VVIP hingga Logistik

Personel lalu lintas tersebut mendapat tugas khusus dalam mendukung pengawalan Very Very Important Person (VVIP) selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Pergerakan para tamu penting maupun logistik menuju lokasi harus dipastikan berlangsung aman, tertib, dan tanpa hambatan yang dapat mengganggu agenda.

“Kami juga memperbantukan personel pada fungsi lalu lintas khusus untuk pengawalan VVIP. Hal ini krusial agar seluruh pergerakan logistik maupun tamu negara berjalan aman tanpa hambatan,” terang Kombes Abast.

Pengerahan personel lintas fungsi tersebut menunjukkan bahwa pengamanan event internasional tidak hanya berkutat pada penjagaan arena balap. Setiap simpul kegiatan ikut menjadi perhatian, mulai dari akses masuk, pemeriksaan keamanan, pengamanan objek vital, hingga kelancaran mobilitas kendaraan dan tamu penting.

MotoGP Mandalika sendiri menjadi salah satu agenda olahraga internasional yang menyedot perhatian publik. Kehadiran pembalap dan tim dari berbagai negara membuat aspek keamanan harus dipersiapkan secara menyeluruh.

Baca Juga:  Keselamatan Remaja Jadi Prioritas: Polres Situbondo Gencar Penertiban Balap Liar

Dalam konteks tersebut, kekuatan BKO dari Polda Jatim akan menjadi bagian dari sistem pengamanan terpadu yang dipimpin Polda NTB.

Sinergi Polisi untuk Event Dunia

Kolaborasi antarpolda menjadi salah satu kunci dalam menghadapi agenda dengan skala dan tingkat mobilitas tinggi seperti MotoGP. Personel yang memiliki kemampuan khusus dapat ditempatkan sesuai kebutuhan dan titik pengamanan masing-masing.

Polda Jatim pun menegaskan komitmennya untuk membantu Polda NTB selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026 berlangsung.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan yang kondusif sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

Bagi para pembalap, lintasan adalah arena pertarungan kecepatan. Namun bagi aparat keamanan, memastikan setiap jengkal kawasan event tetap aman merupakan pertarungan tersendiri.

Dari mesin X-Ray Mobile hingga pengawalan VVIP, personel Polda Jatim kini menjadi bagian dari pagar pengamanan MotoGP Mandalika 2026.

Melalui koordinasi dan sinergi bersama Polda NTB serta unsur pengamanan lainnya, Polda Jatim berkomitmen mendukung terciptanya ruang kompetisi yang aman, tertib, dan kondusif bagi para pembalap, kru, tamu, serta penonton dari berbagai penjuru dunia. (*)