Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Gerbong mutasi di lingkungan Polres Salatiga kembali bergerak. Sejumlah posisi strategis mengalami pergantian pejabat sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri. Salah satu nama yang kini mendapat amanah baru adalah AKP Joko Iskandar, S.H., yang resmi mengemban jabatan Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Salatiga.

Pergantian jabatan tersebut ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolres Salatiga, AKBP Afrito Marbaro, S.H., S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., M.Han., di Pendopo Widya Qasana Tribrata Polres Salatiga, Jumat (23/10/2026).

Momentum sertijab ini bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi. Lebih dari itu, rotasi jabatan menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Bagi AKP Joko Iskandar, amanah sebagai Kasat Resnarkoba Polres Salatiga menjadi tanggung jawab baru yang menuntut kesiapan, ketelitian, dan komitmen dalam mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Sebelum dipercaya menduduki jabatan tersebut, AKP Joko Iskandar bertugas sebagai Kanit Reskrim Polsek Tingkir. Pengalaman di bidang reserse menjadi bagian dari bekal dalam menjalankan tugas barunya di satuan yang memiliki peran penting dalam penanganan perkara narkotika.

Joko Iskandar Emban Tugas Strategis

Penunjukan AKP Joko Iskandar sebagai Kasat Resnarkoba menempatkannya pada salah satu posisi penting dalam upaya menjaga keamanan dan melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

Peredaran gelap narkoba merupakan persoalan yang membutuhkan penanganan serius, terukur, dan berkelanjutan. Selain mengedepankan penegakan hukum, upaya pencegahan juga perlu diperkuat melalui edukasi, koordinasi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat.

Baca Juga:  Warga Gresik Jadi Tersangka Penambangan Ilegal, Polisi Sita Alat Berat

Dalam konteks tersebut, Satresnarkoba memiliki peran strategis untuk menjalankan langkah pencegahan dan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kepemimpinan baru diharapkan mampu menjaga kesinambungan program kerja, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak dalam menghadapi potensi peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Kepercayaan yang diberikan kepada AKP Joko Iskandar juga menjadi bagian dari tanggung jawab institusional untuk memastikan pelayanan kepolisian berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Meski demikian, efektivitas pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh pergantian pejabat. Konsistensi dalam bekerja, kemampuan personel, dukungan sarana prasarana, serta partisipasi masyarakat turut menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan upaya pemberantasan narkoba.

AKP Iwan Kristiana Pimpin Satreskrim

Selain pergantian Kasat Resnarkoba, sertijab di lingkungan Polres Salatiga juga mencakup posisi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim).

AKP Radytya Triatmaji Pramana, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Salatiga, mendapat penugasan baru sebagai Kasat Reskrim Polres Rembang.

Sementara itu, jabatan Kasat Reskrim Polres Salatiga kini diemban AKP Iwan Kristiana, S.H., M.H. Sebelumnya, AKP Iwan Kristiana menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Magelang Kota.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas reserse, terutama dalam penanganan berbagai tindak pidana yang membutuhkan proses penyelidikan dan penyidikan secara cermat serta sesuai prosedur hukum.

Satreskrim memiliki tanggung jawab penting dalam mengungkap perkara kriminal, mengumpulkan alat bukti, serta menangani proses hukum dengan mengedepankan profesionalisme dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di KM 43 Jalur Ngawi–Sine, Mobil Pick Up Hantam Dua Motor dan Rumah Warga, Dua Orang Tewas

Dengan hadirnya pejabat baru, diharapkan pelaksanaan tugas penegakan hukum di wilayah Salatiga dapat terus berjalan efektif, responsif, dan berorientasi pada kepastian hukum.

Henry Widyoriani Dapat Penugasan Baru

Di sisi lain, AKP Henry Widyoriani, S.H., yang sebelumnya menjabat Kasat Resnarkoba Polres Salatiga, mendapat penugasan baru sebagai Kasatres PPA dan PPO di Polres Magelang Kota.

Pergantian ini menjadi bagian dari dinamika penempatan personel Polri untuk mendukung kebutuhan organisasi sekaligus memberikan kesempatan kepada anggota dalam menjalankan tanggung jawab pada jabatan yang berbeda.

Pengalaman dan pengabdian pejabat lama selama bertugas di Polres Salatiga menjadi bagian dari perjalanan organisasi dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepada pejabat yang berpindah tugas, apresiasi disampaikan atas dedikasi dan kontribusi selama menjalankan amanah. Sementara bagi pejabat yang baru, jabatan tersebut menjadi tanggung jawab untuk melanjutkan program kerja sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.

Kapolres Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Dalam arahannya, Kapolres Salatiga AKBP Afrito Marbaro menekankan pentingnya menjaga integritas, meningkatkan kemampuan personel, serta melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Pejabat yang baru diminta segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah, serta meneruskan program-program yang telah berjalan.

Penyesuaian tersebut diperlukan agar proses pergantian kepemimpinan tidak mengganggu pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama pada satuan yang berkaitan langsung dengan penanganan tindak pidana dan perlindungan masyarakat.

Kapolres juga mendorong seluruh personel untuk memperkuat sinergi dan koordinasi, baik di lingkungan internal Polri maupun dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:  Polisi dan Mahasiswa Bersinergi: Polres Pasuruan & PMII Salurkan Air Bersih ke Karangjati

Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengantisipasi potensi gangguan keamanan, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Pelayanan Humanis Jadi Komitmen Bersama

Rotasi jabatan di tubuh Polres Salatiga diharapkan membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penegakan hukum yang tegas harus berjalan beriringan dengan sikap humanis, keterbukaan, dan penghormatan terhadap hak-hak warga. Setiap penanganan perkara perlu dilaksanakan berdasarkan ketentuan hukum, didukung bukti yang sah, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Di bidang pemberantasan narkotika, langkah penindakan juga perlu dibarengi upaya pencegahan melalui edukasi dan kerja sama dengan keluarga, sekolah, pemerintah daerah, serta berbagai unsur masyarakat.

Sementara di bidang reserse kriminal, profesionalisme penyidik dan pelayanan yang responsif menjadi bagian penting dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat yang membutuhkan perlindungan.

Dengan pergantian Kasat Reskrim dan Kasat Resnarkoba tersebut, Polres Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian, menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, serta menghadirkan pelayanan yang profesional dan bertanggung jawab.

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” diharapkan terus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Bagi AKP Joko Iskandar, jabatan baru sebagai Kasat Resnarkoba bukan sekadar kepercayaan organisasi, melainkan amanah yang harus dijalankan melalui kerja nyata, koordinasi yang kuat, dan komitmen melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.

Publik tentu berharap pergantian kepemimpinan ini diikuti peningkatan kinerja yang terukur, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Salatiga. (*)