Laporan: Heru Santoso

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Tidak kurang 40 personil gabungan dari Koramil 09/Ambarawa, Satlinmas Kupang, dan Satlinmas Panjang menggelar patroli gabungan di sejumlah daerah di wilayah Kelurahan Panjang dan Kelurahan Kupang, Kecamatan Ambarawa pada Sabtu (31/10/2026) malam. Kegiatan dimulai pukul 19.30 wib hingga 23.00 wib.

Kegiatan patroli ini dipimpin Batuud Koramil 09/Ambarawa Peltu Sutrisno didampingi Danton Satlinmas Kupang Dwiyanto dan Danton Panjang Supratman. Dan bersama tidak kurang 40 personil gabungan. Sasaran lokasi diantaranya kawasan yang selama ini banyak dijadikan tempat kerumunan massa khususnya di “Malang Minggu”. Di wilayah Kelurahan Panjang dan Kelurahan Kupang.

“Kami mengawali dari titik kumpul di kawasan Goa Maria Kerep Ambarawa (GMKA) di Panjang, Patung dr Cipto Mangunkusumo Kupang, komplek Pasar Projo dan RPH/Ngedok (belakang Pasar Projo) Kupang, komplek Rel Kupang Sari Kupang, Alun-alun Tambakboyo, dilanjut arah Jalan Lingkaran Ambarawa (JLA), wilayah Desa Bejalen, dan berakhir di Koramil 09/Ambarawa. Di tempat kerumunan massa yang didominasi remaja yang nongkrong, tidak lupa kita lakukan dialog dan edukasi keamanan lingkungan,” terang Peltu Sutrisno.

Baca Juga:  Warung Nasi Kucing di Blotongan Salatiga Ludes Terbakar, Ini Penyebabnya 

Menurutnya, kegiatan patroli ini sebagai langkah awal mengantisipasi kerawanan wilayah apalagi pada malam “akhir pekan” atau malam minggu. Dimana, malam minggu banyak warga khususnya remaja atau muda-mudi berkumpul membuat kerumunan di suatu tempat. Selain itu, sebagai langkah awal persiapan pengamanan menjelang Pilkades Bejalen.

Direncanakan juga, patroli gabungan akan digelar rutin dengan melibatkan Satlinmas Desa dan Kelurahan lain di Kecamatan Ambarawa maupun Polsek Ambarawa. Bahkan jumlah kekuatan personel akan ditambah dan sasaran patroli juga lebih luas di wilayah Kecamatan Ambarawa.

Hal yang mengejutkan saat patroli sampai di kawasan rel kereta api di Kupang Sari, Kelurahan Kupang. Rombongan patroli dikagetkan dengan kaburnya belasan remaja dari lokasi tersebut setelah melihat tim patroli. Selanjutnya, tim patroli berhenti dan menemui tiga remaja yang gagal kabur dan berdialog dengan mereka. Ketiga remaja nampak gugup saat menjawab pertanyaan tim patroli. Bahkan, tim juga menemukan satu galon berisi minuman Tuak yang sudah dikonsumsi.

Baca Juga:  Dari X-Ray Mobile hingga Pengawalan VVIP, Polda Jatim Pertebal Pengamanan MotoGP Mandalika

“Dari keterangan remaja tersebut, mereka hanya nongkrong dan ngobrol bareng teman-temannya dan tidak ada minum-minuman keras. Namun, setelah ditunjukkan ada galon berisi Tuak itu untuk apa. Para remaja ini “kelagepan” dalam menjawabnya. Ketiga remaja mengaku masih pelajar di SMK di Ambarawa dan Bawen. Setelah kita beri arahan, ketiga remaja kami minta untuk meninggalkan lokasi nongkrong dan galon berisi Tuak kita amankan,” jelas Peltu Sutrisno didampingi Babinsa Kupang Serda Mawan dan Serda Sukiran serta Danton Linmas Kupang Dwiyanto.

Sebelumnya masih di jalur “jalan baru” belakang Pasar Projo ini, tim patroli juga mendapati kerumunan remaja di pelataran parkir komplek RPH atau Ngedok. Bahkan di lokasi ini, ada sejumlah perempuan yang ikut nongkrong dan saat akan didatangi tim patroli, mereka langsung kabur meninggalkan lokasi.

“Kami disini hanya nongkrong saja, ngopi dan ngrokok saja tidak minum-minuman keras. Ini biasa kami lakukan setiap malam minggu bersama teman-teman,” ujar NN dan SS, keduanya mengaku sebagai pelajar salah satu SMK di Bawen.

Baca Juga:  Tak Terima Motor Nyaris Senggolan di Depan UKSW Salatiga, Pelaku Malah Bacok Korban dengan Golok Hingga Tendon Tangan Putus

Patroli gabungan TNI – Satlinmas ini mendapat apresiasi masyarakat. Bahkan, mereka berharap patroli ini tidak hanya melibatkan TNI dan Satlinmas. Namun dapat dilibatkan juga Polisi. Sehingga jika ditemukan permasalah yang kiranya berbau kriminal bisa langsung ditindaklanjuti. Hal ini akan menjadikan masyarakat semakin merasa aman, tenang, damai, dan lingkungan tetap kondusif.

“Kami sangat apresiasi aka kegiatan patroli gabungan TNI dan Satlinmas ini. Kedepannya, dapat melibatkan Polisi sehingga sinergitas TNI-Polri-Masyarakat (Satlinmas) benar-benar menunjukkan kolaborasinya. Masyarakat pun akan mendukung sinergitas tersebut. Selain itu, masyarakat juga merasa aman, nyaman, tenang, dan kondusif wilayahnya,” pungkas Harun Karsono (58) dan Wasripan (54) keduanya warga Kupang, Ambarawa.

Sebelum mengakhiri kegiatan patroli gabungan TNI – Satlinmas, dilaksanakan apel bersama menutup patroli di Koramil 09/Ambarawa yang dipimpin Perda Aris Dili dan Peltu Sutrisno. (*)