Dua Kendaraan Roda Dua Terlibat Kecelakaan Lalu-Lintas di Jalan Brigjen Sudiarto Salatiga, Satu Korban Dilarikan ke RSUD
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana malam di ruas Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Salatiga, mendadak berubah tegang setelah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor, Minggu malam (19/04/2026). Insiden yang terjadi di dekat Tugu PKK, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti itu mengakibatkan satu pengendara mengalami luka serius di bagian kepala.
Peristiwa nahas tersebut melibatkan sepeda motor Suzuki Tornado bernomor polisi H-2868-RR yang dikendarai S.B.S. (69), warga Kota Salatiga, dengan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi H-2424-MK yang dikemudikan H.I.M. (19), warga Kecamatan Sidomukti.
Berdasarkan keterangan dari Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M., kecelakaan bermula saat sepeda motor Suzuki Tornado melaju dari arah Alun-Alun Lapangan Pancasila menuju Pasar Rejosari. Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara berusaha berbelok ke kanan menuju arah Kalinongko.
Namun nahas, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Honda Vario dengan jarak yang sudah terlalu dekat. Kedua pengendara tidak sempat menghindar, sehingga benturan keras pun tak terelakkan.
“Karena jarak yang sudah dekat dan tidak dapat saling menghindar, akhirnya terjadi tabrakan,” ungkap AKP Henry dalam keterangannya.
Benturan tersebut menyebabkan pengendara Honda Vario, H.I.M., mengalami luka di bagian kepala. Korban segera dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga untuk mendapatkan perawatan intensif.
Mendapat laporan dari warga, petugas Satlantas Polres Salatiga langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan situasi, serta memastikan kondisi korban di rumah sakit.
Hingga saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian pun kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hendak berbelok atau berpindah jalur. Pengendara diminta untuk selalu memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung fatal. Kewaspadaan dan disiplin berlalu lintas tetap menjadi kunci utama keselamatan di jalan. (*)




Tinggalkan Balasan