Kecelakaan Maut di Keling Jepara, Dua Remaja Tewas, Polisi Imbau Pengawasan Orang Tua Ditingkatkan
Laporan: Tambah Santosa
JEPARA | SUARAGLOBAL.COM – Duka mendalam menyelimuti kawasan Hutan Sono, Desa Jlegong, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dan truk tronton tangki merenggut nyawa dua remaja di bawah umur pada Minggu (19/4/2026). Insiden memilukan ini kembali menjadi pengingat keras akan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak dalam berkendara.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Jajaran Polsek Keling dari Polres Jepara bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Dipimpin langsung Kapolsek Keling AKP Suyitno, petugas segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban serta mengamankan arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor yang dikendarai remaja berinisial K (13), berboncengan dengan M (12), melaju dari arah barat. Keduanya diduga mencoba mendahului truk tronton tangki di jalur tersebut.
Namun nahas, dari arah berlawanan muncul truk dump yang membuat pengendara motor panik dan kehilangan kendali. Dalam hitungan detik, sepeda motor terjatuh dan kedua korban masuk ke kolong truk tronton yang dikemudikan S (45), warga Gresik.
Benturan keras tak terhindarkan. Kedua remaja asal Donorojo itu dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Suasana di TKP pun sempat dipenuhi kepanikan warga yang menyaksikan langsung kejadian tragis tersebut.
Kapolsek Keling AKP Suyitno menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah cepat dan terukur dalam penanganan kasus ini. Mulai dari evakuasi korban, pengamanan barang bukti, hingga pemeriksaan saksi-saksi di lokasi.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan profesional. Kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama saat situasi darurat seperti ini, adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan dan kepastian hukum,” ungkapnya.
Lebih lanjut, AKP Suyitno menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, khususnya terkait penggunaan kendaraan bermotor.
“Kami sangat menyayangkan peristiwa ini. Kami mengimbau para orang tua agar tidak membiarkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan di jalan raya. Keselamatan nyawa jauh lebih penting. Jangan sampai kelalaian berujung penyesalan,” tegasnya dengan nada serius.
Insiden ini menjadi cerminan nyata bahwa kelalaian sekecil apa pun dapat berujung fatal. Kepolisian berharap tragedi ini menjadi pelajaran bersama agar masyarakat, khususnya para orang tua, lebih bijak dalam memberikan izin berkendara kepada anak-anak.
Langkah cepat Polsek Keling ini sekaligus menunjukkan komitmen Polres Jepara dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Jepara. (*)




Tinggalkan Balasan