Foto: Carya dalam Kompetisi Catur Karangturi

Ungaran, BeritaGlobal.net – Muda, tangkas dan teliti. Terlahir dari pasangan Rachmad Danang Yulianto dan Tri Wuriyandari, Radyan Carya Pradipta terlahir di Kota Semarang 24 Mei 2008 mempunyai bakat sebagai maestro catur.

Mulai menekuni olahraga catur delapan bulan yang lalu, telah banyak kompetisi yang diikuti: Pekan Olahraga Daerah Kota Salatiga, Liga Catur Yogyakarta, Piala Karangturi.

Baca Juga:  Tedhi Lamuchi Pukau Pengunjung Saloka di Penghujung Tahun 2018

Bertempat tinggal di Griya Asri Sraten A.15, Sraten, Tuntang, Kabupaten Semarang, tidak mengurangi semangat Carya untuk terus mengasah kemampuan memainkan bidak – bidak catur seusai jam sekolah di SD Lebah Putih, Ngawen, Kota Salatiga. Di bawah bimbingan Zaenal dari sekolah catur Trigosti – Salatiga dan Agus Rifai di Gotazone Catur SD Lebah Putih.

Baca Juga:  Motivasi Hidup : Kecil Tubuhku Tidak Menghalangi Aku Berkarya, Inilah Kisah Satoto

Menurut R. Danang Yulianto ayah Carya, “Minat bermain catur anak saya muncul saat kami menghabiskan waktu bersama, dan untuk mengisi waktu luang, kami bermain catur.  Sejak saat itu, bermain catur seperti candu bagi Carya.”

Ditambahkan lagi olehnya “Kami selaku orang tua, selalu mendukung bakat anak – anak kami, dan didukung oleh sekolah SD Lebah Putih yang memberikan ruang untuk lebih mengeksplorasi kemampuan anak didik, selain itu komunitas catur Klaseman, bersedia menjadi teman berlatih Carya sehari – hari setelah berlatih.”

Baca Juga:  Rencanakan Gelar Konser Musik "Banyu Langit", Dusun Semilir Datangkan 'God Father of Brokenheart' Didi Kempot
Foto: Komunitas Catur Klaseman

Kombinasi bimbingan orang tua, lingkungan dan dunia pendidikan dalam memacu prestasi anak, diharapkan mampu menelurkan generasi muda berprestasi. (Wahyu W)

Editor: Agus Subekti