Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Langkah tegas dan terukur kembali ditunjukkan jajaran pengamanan Rutan Kelas IIB Salatiga. Demi memastikan situasi tetap kondusif, pihak rutan menggelar pengecekan menyeluruh, perawatan, hingga rolling (pergantian) gembok di seluruh blok hunian warga binaan, Senin (20/04/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Akbar, yang turun tangan bersama anggota jaga dan seluruh staf pengamanan. Tak sekadar formalitas, proses dilakukan secara detail—mulai dari memeriksa kondisi fisik gembok, menguji kelayakan fungsi, hingga mengganti sejumlah titik yang dinilai rawan.

Baca Juga:  475 Pelajar Setingkat SMA Kota Salatiga Ikuti Seleksi Paskibraka

Dalam keterangannya, Akbar menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi preventif untuk menutup celah gangguan keamanan sejak dini.

“Pengecekan dan perawatan ini kami lakukan secara rutin dan berkala sebagai deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di dalam blok hunian,” tegasnya.

Baca Juga:  Silaturahmi Ramadhan Penuh Berkah, Polres Salatiga Gelar Buka Puasa dan Santuni Anak Panti

Tak berhenti di situ, strategi rolling gembok menjadi sorotan utama. Pergantian ini dinilai krusial untuk mencegah kemungkinan penyalahgunaan kunci serta memperkuat sistem pengamanan yang lebih dinamis dan sulit ditebak.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pengamanan di dalam rutan tidak berjalan stagnan. Sistem terus diperbarui, mengikuti potensi risiko yang bisa muncul kapan saja.

Baca Juga:  Radiapoh Hasiholan Sinaga SH MH,Angka Stunting Di Simalungun Menurun: Dinas Kesehatan Simalungun, Kerja Keras bersama Puskesmas Melalui Posyandu

Dengan pelaksanaan kegiatan ini, kondisi keamanan di Rutan Salatiga diharapkan tetap solid dan terkendali. Bukan hanya bagi petugas, tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh warga binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan tanpa hambatan berarti. Komitmen menjaga integritas serta profesionalisme pun kembali ditegaskan oleh jajaran pengamanan Rutan Salatiga. (*)