Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK | SUARAGLOBAL.COM – Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa terus digencarkan melalui sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Di Desa Sugihwaras, Kecamatan Prambon, Polres Nganjuk melalui peran aktif Bhabinkamtibmas mendorong warga untuk mengoptimalkan pekarangan rumah menjadi lahan produktif.

Salah satu contoh nyata terlihat di lahan milik Purwanto, warga Dusun Kandangan. Pekarangan yang sebelumnya kosong kini disulap menjadi kebun cabai dan terong yang tumbuh subur. Hasil panen ini tidak hanya bermanfaat bagi kebutuhan dapur keluarga, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan program yang digagas bersama polisi dan warga.

Baca Juga:  Ngopi Bareng Satlantas dan Komunitas Vespa: Membangun Kesadaran Lalu Lintas Lewat Cangkrukan Santai di Surabaya

Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga ketersediaan pangan serta mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat bisa mandiri dengan memanfaatkan pekarangan sendiri. Selain membantu kebutuhan rumah tangga, ini juga ikut menjaga kestabilan pangan di daerah,” jelasnya.

Baca Juga:  MBG Jadi Fondasi Generasi Emas 2045, Muh Haris: Dari Kabupaten Semarang untuk Indonesia

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sugihwaras, Aiptu Anjar Iswahyudi, secara konsisten mendampingi warga. Ia rutin memantau perkembangan tanaman yang ditanam di pekarangan, termasuk lahan milik Purwanto yang kini siap memasuki masa panen.

Purwanto sendiri mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut. Menurutnya, pendampingan dari aparat kepolisian tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga motivasi untuk memanfaatkan lahan yang sebelumnya terbengkalai.

Baca Juga:  Kapolri Tinjau Arus Mudik di Stasiun Tugu, Bagikan Bingkisan dan Sambangi Pemudik

“Pendampingan ini membuat kami lebih bersemangat. Pekarangan yang dulunya kosong, sekarang bisa menghasilkan pangan untuk keluarga,” ungkapnya dengan penuh syukur.

Program pemanfaatan lahan pekarangan ini diharapkan tidak berhenti pada beberapa rumah saja, melainkan menjadi gerakan kolektif desa. Dengan keterlibatan aktif aparat kepolisian bersama warga, Sugihwaras diproyeksikan mampu menjadi contoh kemandirian pangan di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)