Laporan: Iswahyudi Artya

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya meningkatkan kemampuan personel menghadapi situasi darurat, Satlantas Polrestabes Surabaya mengadakan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada Jumat (6/12). Pelatihan ini berlangsung di Aula Gedung Patria Tama dan diikuti oleh anggota Satlantas, Samapta, serta Polsek jajaran Polrestabes Surabaya.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurahman, S.H., S.I.K., M.Si., yang memimpin kegiatan ini, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan respons cepat anggota Polri saat menghadapi keadaan darurat di lapangan, terutama dalam kecelakaan lalu lintas.

Situasi darurat menuntut respons yang cepat dan tepat. Dengan pelatihan ini, kami berharap anggota dapat memberikan pertolongan pertama secara profesional, sehingga dapat menyelamatkan nyawa korban sebelum tim medis tiba,” ujar AKBP Arif.

Baca Juga:  Bupati Bangkalan Fokus Atasi Pendangkalan Sungai Bandaran-Labak

Kegiatan pelatihan mencakup materi teori dan praktik langsung yang meliputi:

Teknik dasar pertolongan pertama pada korban kecelakaan.

Cara menghentikan pendarahan dan menangani patah tulang.

Prosedur CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) untuk menangani henti jantung.

Evakuasi darurat yang aman di lokasi kecelakaan.

Baca Juga:  Setetes Darah untuk Negeri: Kanwil Ditjenpas Jateng Gelar Aksi Kemanusiaan Warnai Hari Bakti Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1

Para peserta juga dilatih menggunakan peralatan medis dasar yang disediakan di kendaraan patroli, seperti kain pembalut, tandu lipat, dan alat bantu pernapasan.

AKBP Arif menekankan bahwa kecepatan dan ketepatan dalam penanganan darurat dapat meminimalkan risiko fatal bagi korban.

Baca Juga:  Dari Balik Jeruji, Asa Itu Masih Ada! Ramadan Hangatkan Hati Tahanan, Kapolrestabes Surabaya Turun Langsung Beri Motivasi

Dengan pelatihan ini, anggota Satlantas dan jajaran terkait dapat berkoordinasi lebih baik untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,\” tambahnya.

Briptu Andi Wibowo, salah satu anggota Satlantas yang mengikuti pelatihan, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru.

Baca Juga:  Pilkada Jatim 2024: Polres Pelabuhan Tanjung Perak Perketat Pengamanan Gudang Logistik KPU Surabaya

Kami sering berada di lokasi kecelakaan, tetapi dengan pelatihan ini, kami jadi lebih siap membantu korban dengan teknik yang benar,” katanya.

Pelatihan PPGD ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polrestabes Surabaya untuk meningkatkan profesionalisme dan keterampilan anggotanya.

Baca Juga:  Tornado FC Mantapkan Langkah di Liga 2, Stefan Keeltjes Diangkat Jadi Pelatih Kepala

Selain pelatihan ini, Satlantas juga berencana mengadakan simulasi penanganan darurat secara berkala untuk memperkuat sinergi antarunit.

Melalui langkah ini, Polrestabes Surabaya menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mempertegas peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (*)