Laporan: Ninis Indrawati

BANYUWANGI – Dalam upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas selama libur panjang peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Tahun Baru Imlek 2025, Polresta Banyuwangi melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) telah menyiapkan sejumlah strategi antisipatif. Fokus utama pengamanan adalah kawasan Pelabuhan Ketapang, salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Jawa Timur.

Kasatlantas Polresta Banyuwangi, Kompol Elang Prasetyo, mengungkapkan bahwa pengaturan lalu lintas difokuskan untuk menghadapi lonjakan kendaraan yang diprediksi terjadi pada periode libur panjang dari 25 hingga 29 Januari 2025. “Kami akan mengatur arus lalu lintas dengan prioritas di area Pelabuhan Ketapang agar kenyamanan dan keamanan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya, Sabtu (25/1/2025).

Baca Juga:  Restrukturisasi BUMD, Kunci Selamatkan Keuangan Jawa Timur dari Krisis

Sesuai Surat Keputusan Bersama terkait pengelolaan lalu lintas selama libur panjang, lintasan Ketapang-Gilimanuk menjadi fokus utama. Kendaraan pribadi seperti sepeda motor, mobil penumpang, dan bus akan diprioritaskan. Sementara itu, operasional kendaraan barang akan dibatasi menggunakan sistem penundaan perjalanan (delaying system) guna mencegah kemacetan.

Polresta Banyuwangi telah menyiapkan sejumlah buffer zone sebagai tempat penampungan sementara bagi kendaraan barang. Lokasi buffer zone meliputi:

Baca Juga:  Pengawasan Ketat di Bandara Jeddah, Tim Haji Pastikan Jemaah Umrah RI Tidak Terlantar

Lapangan Desa Bangsring, Terminal Sritanjung, Area Parkir Pelindo Tanjung Wangi, Kampung Anyar, Desa Ketapang.

Khusus kendaraan dari arah Jember, lokasi parkir telah disediakan di belakang Rumah Makan Warung Ayu dan Dermaga Bulusan.

Baca Juga:  Wakil Bupati Simalungun Hadiri Zikir Dan Tabligh Akbar Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Satlantas Polresta Banyuwangi juga akan menerapkan sistem buka tutup jalan serta menyediakan jalur alternatif guna meminimalkan kemacetan di sekitar pelabuhan.

ASDP Ketapang turut mendukung kelancaran penyeberangan dengan menyiapkan 57 kapal. Dari jumlah tersebut, 54 kapal reguler akan beroperasi selama 24 jam, sementara tiga lainnya masih dalam tahap doking. Jika diperlukan, jumlah kapal yang beroperasi akan ditambah untuk menghindari antrean panjang. Di Pelabuhan Tanjungwangi, empat armada kapal siap melayani rute Banyuwangi-Lembar.

Baca Juga:  Smart-ZIS Bawa Mustaqim ke Panggung Nasional: Penyuluh Agama Jateng Masuk Nominasi PAI Award 2025 Kategori Pendampingan Hukum

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, Polresta Banyuwangi akan meningkatkan patroli di area sekitar pelabuhan. Rambu-rambu tambahan juga akan dipasang, dan posko informasi didirikan guna membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi perjalanan.

“Kami ingin masyarakat menikmati libur panjang dengan aman dan nyaman. Semua langkah telah kami siapkan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas,” pungkas Kompol Elang Prasetyo.

Baca Juga:  Target Zero Accident! Ratusan TKBM Tanjung Perak Jalani Refreshment K3, Keselamatan Jadi Prioritas

Dengan strategi matang yang telah dirancang, Polresta Banyuwangi optimistis arus lalu lintas selama libur panjang dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Upaya ini diharapkan memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat yang melintasi Pelabuhan Ketapang. (*)