Aksi tanda tangan warga Kecamatan Bergas wujud dukungan kepada Polri dan ungkapan duka cita atas gugurnya 6 personel Polri dari kesatuan Brimob Kelapa Dua

Ungaran, beritaglobal.net – Aksi kekerasan oleh sejumlah narapidana teroris (Napiter) di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua – Depok, beberapa waktu lalu masih menyisakan duka dan simpati di keluarga besar Polri dan masyarakat.

Dari pantauan beritaglobal.net di kantor Polsek Bergas, Rabu (16/05/2018), terbentang spanduk yang berisi tanda tangan warga Kecamatan Bergas, sebagai wujud solidaritas dan duka cita atas gugurnya 6 personel Brimob saat melaksanakan tugas pengamanan di Mako Brimob Kelapa Dua – Depok.

Baca Juga:  Kasdim 0714/Salatiga Pimpin Doa Bersama Untuk Korban Bencana Alam di Sulawesi

Saat dikonfirmasi Kapolsek Bergas AKP Winarno melalui Kasi Humas Polsek Bergas Aiptu Dwi Budiono, aksi ini berlangsung sejak Selasa (15/05/2018), dan sudah ratusan tanda tangan dari warga tertera dalam spanduk tersebut.

“Aksi solidaritas ini telah berlangsung sejak Selasa (15/05/2018) kemarin, dan seperti kita lihat hal ini adalah wujud dari solidaritas dari masyarakat di wilayah hukum Polsek Bergas atas gugurnya 6 personel Brimob yang sedang bertugas di Komplek Tahanan Napiter Mako Brimob Kelapa Dua – Depok,” ungkap AKP Winarno melalui Aiptu Dwi Budiono.

Baca Juga:  Festival Keprajuritan, Mempertahankan Budaya Dalam Era Digitalisasi
Achmad Lukman Hakim saat menyatakan dukungannya kepada Kapolsek Bergas setelah membubuhkan tanda tangan ungkapan duka cita

Seorang warga masyarakat Achmad Lukman Hakim dari Desa Gondoriyo, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, menyatakan dukungannya kepada Polri saat bertatap muka langsung dengan Kapolsek Bergas AKP Winarno, setelah membubuhkan tanda tangannya.

Baca Juga:  Pemilik Villa Intara Menjawab: Pasca Aksi Damai Warga Karang Nongko Meminta Villa Intara Dibongkar

“Saat saya bertemu dengan Pak Kapolsek, saya sampaikan dukungan saya kepada Polri, dan ucapkan duka cita atas gugurnya 6 personel Brimob dari kerusuhan di Mako Brimob beberapa hari lalu,” ungkap Achmad. (Agus S/DWB)