Laporan: Bayu S

GROBOGAN | SUARAGLOBAL.COM – Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 di Kabupaten Grobogan mendapat perhatian langsung dari Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TNI Angkatan Darat. Rombongan yang dipimpin oleh Waaspers Kasad Bidang Binwatpers Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.AP., melakukan peninjauan lapangan di Dusun Wadak, Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon, Kamis (30/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Brigjen TNI Aji Mimbarno didampingi oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han., beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Grobogan. Kedatangan Tim Wasev bertujuan memastikan pelaksanaan program TMMD berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Baca Juga:  Semarak POPDA Salatiga 2025: 3.000 Atlet Bertarung di 22 CabangOlahraga, Siapkan Diri Menuju Porprov Jateng

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Aji Mimbarno menekankan bahwa TMMD merupakan kelanjutan dari program ABRI Masuk Desa (AMD) yang sudah berlangsung lama dan terbukti efektif dalam membuka keterisoliran wilayah. Program ini, tegasnya, bukan semata pekerjaan fisik, namun juga wujud sinergi dalam mempercepat pemerataan pembangunan.

“TNI tidak mengambil alih tugas pemerintah, tetapi hadir membantu mempercepat pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Terima kasih atas dukungan Forkopimda, Pemda, serta peran aktif masyarakat. Inilah yang membuat TMMD dapat berjalan baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Subandi Turun Langsung, Pantau Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Warga Gedangan dan Waru Dipastikan Mulai Awal 2026

Selama peninjauan, Tim Wasev melihat langsung progres pengerjaan infrastruktur seperti pembangunan dan perbaikan akses jalan desa, sarana umum, serta program penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi bagian nonfisik TMMD. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, produktivitas, serta kualitas hidup warga setempat.

Sementara itu, Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi lebih jauh menumbuhkan nilai kebersamaan antara TNI dan rakyat.

“TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan masyarakat. Kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong, rasa persaudaraan, dan kepedulian antarwarga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jelang 1 Muharam Polres Tulungagung Bersama Tiga Pilar Gelar Patroli Skala Besar

Lebih lanjut, ia berharap hasil pembangunan TMMD dapat dirawat bersama sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Karangharjo dan sekitarnya.

Kehadiran Tim Wasev ini sekaligus menjadi momentum evaluasi dan penguatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Dengan berjalannya TMMD ke-126 ini, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali ditegaskan sebagai pilar utama pembangunan nasional, khususnya di wilayah pedesaan. (*)