AKP Heni Widiyanti L, menunjukkan barang bukti miras hasil operasi Cipta Kondisi Polres Temanggung, saat konferensi pers, Rabu (10/04/2019). (Foto: dok. Humas Polres Temanggung)

Temanggung, beritaglobal.net – Dalam rangka menciptakan suasana yang Kondusif menghadapi pesta demokrasi 17 April mendatang, Polres Temanggung mengadakan razia peredaran minuman keras hari Senin (08/04/2019).

Dalam konferensi pers, Rabu (10/04/2019), Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prsetyo melalui Kasubbag Humas AKP Heni Widiyanti L, menyampaikan, “Pada hari senin (08/04/2019) sekira pukul 13.15 WIB, kami melaksakan razia dalam rangka cipta kondisi dengan sasaran curat, curas, curanmor dan narkoba di jalan raya Kranggan – Secang, tepatnya di jembatan Kembar Desa Bengkal, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung,” ungkap AKP Heni.

Baca Juga:  104 Kasus Terungkap, 71 Tersangka Dibekuk: Polres Pasuruan Torehkan Prestasi di Ops Sikat Semeru

Ketika petugas menghentikan dan menggeledah mobil dengan nomor polisi AB-1247-FJ, menemukan minuman beralkohol sebanyak 12 dus berisi 120 botol dengan merk berbeda – beda yaitu 1 dus merk Vodka, 1 dus merk Whisky dan selebihnya merk Javan Anggur Merah.

Baca Juga:  Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-115, Korem 073/Makutarama Gelar Upacara Bendera

Tersangka, Muhammad Nur Huda saat itu tidak mengakui barang bukti itu miliknya melainkan milik Ady Wibowo, dia beralasan hanya berperan mengambil dari seorang yang mengaku bernama Mario Kampes, keduanya bertemu didepan sebuah pabrik yang berada di wilayah Kranggan Temanggung kemudian di bawa ke Yogyakarta untuk diserahkan kepada Ari Wibowo.

Baca Juga:  Tongkat Estafet Pengamanan Beralih, Rutan Salatiga Tancap Gas Menuju Layanan Lebih Profesional

Masih menurut keterangan AKP Heni Widiyanti L, “Tersangaka Muhmmad Nur Huda telah melanggar pasal 10 ayat (1) Yo pasal 5 ayat (1) peraturan daerah Kabupaten Temanggung Nomor 5 tahun 2015 tentang minuman beralkohol. Ancaman hukuman pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak lima puluh juta rupiah,” tandas AKP Heni kepada awak media. (Ratmaningsih)