Laporan: Tian

JAYAPURA | SUARAGLOBAL.COM – Prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) X Jayapura Pasmar 3 kembali menunjukkan ketanggapan mereka dalam menjaga keamanan wilayah. Kali ini, mereka berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis ganja seberat 717 gram yang dilakukan oleh salah satu penumpang Kapal Laut Gunung Dempo di Pelabuhan Port Numbay, Jayapura Selatan, Sabtu (30/11/2024).

Operasi pengamanan rutin yang dipimpin oleh Letda Mar Farid Susilo Pamassangan membuahkan hasil ketika timnya mencurigai gerak-gerik seorang penumpang. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan barang bukti berupa ganja kering yang diduga hendak diedarkan di wilayah Jayapura. Penumpang tersebut langsung diamankan dan diserahkan ke Kantor Polisi Kawasan Pelabuhan (Kp3) Laut Jayapura untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga:  Menuju Salatiga Lebih Semarak! Pemkot Paparkan Kesiapan Empat Event Bergengsi Tahun 2026

Komandan Yonmarhanlan X Jayapura Pasmar 3, Letkol Marinir M. Kristian Widiantoro, M.Tr.Opsla, memberikan apresiasi kepada prajuritnya atas dedikasi dalam menjalankan tugas. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan komitmen TNI AL dalam mendukung program pemerintah untuk memberantas peredaran narkoba di Indonesia.

“Keberhasilan ini menunjukkan kesigapan prajurit kami dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba. Saya berharap masyarakat juga dapat semakin sadar bahwa narkoba tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membawa dampak buruk bagi kehidupan pengguna maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Letkol Marinir Kristian.

Baca Juga:  Wisata Edufish Tambak Wedi: Perpaduan Edukasi, Ekowisata, dan Keberlanjutan Lingkungan di Surabaya Timur

Beliau menambahkan bahwa pengawasan di wilayah strategis seperti pelabuhan akan terus diperketat untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang. “Pelabuhan adalah pintu gerbang penting yang harus kita jaga dengan penuh kewaspadaan. Kami akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan,” tegasnya.

\"\"

Pelabuhan Port Numbay, yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi dan transportasi di Jayapura, sering kali menjadi jalur potensial bagi peredaran barang ilegal. Keberhasilan prajurit Yonmarhanlan X kali ini menjadi peringatan bagi para pelaku penyelundupan bahwa aparat tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap tindakan melawan hukum.

Baca Juga:  Quick Respons: Satresnarkoba Polres Simalungun Gerebek Empat Lokasi Peredaran Narkoba Berkat Aduan Warga

Operasi ini juga menunjukkan pentingnya pengamanan berlapis di area pelabuhan. Langkah sigap para prajurit tidak hanya membuktikan profesionalisme mereka, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman narkoba.

Dengan adanya pengungkapan kasus ini, aparat keamanan kembali mengingatkan masyarakat untuk menjauhi narkoba. Selain melanggar hukum, narkoba dapat menghancurkan masa depan generasi muda dan merusak kehidupan sosial.

Baca Juga:  Bagas Imam Waluyo Gelar Reses Perdana, Serap Aspirasi Warga Jemursari untuk Lingkungan Hidup Lebih Baik

“Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam melaporkan hal-hal mencurigakan yang mereka temui. Bersama-sama, kita bisa menciptakan Papua yang lebih aman dan bebas dari narkoba,” pungkas Letkol Marinir Kristian.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Kepolisian untuk mengungkap jaringan yang mungkin terlibat di balik upaya penyelundupan ini. Aparat berjanji akan terus berupaya maksimal untuk menindak tegas setiap bentuk kejahatan yang mengancam keamanan nasional. (*)