Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Menyambut akhir tahun, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan bakti sosial, (24/12/24).

Acara ini digelar pada Selasa (24/12/24) di Aula Kantor Teknis Rutan Surabaya dengan mengusung tema “Sinergi untuk Sesama.”

Baca Juga:  Dinamika Kepemimpinan: Kapolres Sampang Pimpin Sertijab Kabagops dan Kabag SDM

Kepala Rutan Surabaya, Tomi Elyus, memimpin langsung acara ini bersama jajaran pejabat struktural.

Dalam sambutannya, Tomi menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat untuk menciptakan harmoni sosial.

Baca Juga:  Wali Kota Salatiga Robby Hernawan Beri Motivasi Duta Genre: Salatiga Penuh Potensi, Jangan Takut Gagal!

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari sinergi kami dengan masyarakat untuk membantu keluarga WBP, sehingga mereka tetap merasa diperhatikan dan dihargai,” ujar Tomi.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan lainnya. Paket bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga WBP, terutama menjelang libur akhir tahun.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Pengedar Obat Terlarang di Nganjuk, Satu Tersangka Diamankan 

Program ini tidak hanya melibatkan pihak internal Rutan Surabaya, tetapi juga mendapatkan dukungan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).

Sinergi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat, sekaligus mengedepankan pendekatan yang lebih humanis.

Baca Juga:  Diduga Cabuli Dua Siswi SMP, Warga Surabaya Berhasil Diamankan Polisi

Salah satu penerima bantuan, Ahmad, ayah dari seorang WBP, mengaku sangat terharu dengan perhatian yang diberikan. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada Rutan Surabaya atas kepeduliannya,” ungkapnya.

Menurut Tomi Elyus, kegiatan ini tidak hanya untuk memberikan bantuan material tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral kepada keluarga WBP.

Baca Juga:  Cegah Pelanggaran, Propam Nganjuk Periksa Polwan: Seragam Tertib, Gawai Bersih dari Judol

Kami ingin keluarga WBP tahu bahwa mereka tidak sendiri. Ada banyak pihak yang peduli dan mendukung mereka untuk terus semangat menjalani kehidupan,” tambahnya.

Program bakti sosial ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk terus menciptakan sinergi dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  Ketika Kebaya dan Kuliner Jadi Bahasa Cinta Tanah Air: Pesan Inspiratif Ketua TP PKK Salatiga di UKSW

Dengan langkah ini, Rutan Surabaya berharap dapat memberikan kontribusi positif yang lebih luas bagi komunitas, terutama bagi keluarga WBP yang sedang menghadapi tantangan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup yang hangat untuk tahun 2024, dengan harapan bahwa solidaritas dan kebersamaan akan terus terjaga di masa mendatang. (*)