Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Rutan Kelas I Surabaya baru saja menerima kunjungan penting dari Tim Direktorat Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), pada Senin (30/12).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi terhadap fasilitas keamanan dan layanan di lapas-lapas seluruh Indonesia, termasuk Rutan Surabaya.

Baca Juga:  Tidur Nyenyak Berujung Panik! Pria di Salatiga Terjepit Kursi Besi, Damkar Turun Tangan Lakukan Evakuasi 

Dipimpin oleh perwakilan dari Direktorat Pengamanan dan Intelijen, kunjungan ini didampingi langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Surabaya, Hengki Giantoro.

Supervisi dilakukan untuk memastikan bahwa semua sistem pengamanan dan fasilitas penunjang di Rutan Surabaya telah memenuhi standar yang ditetapkan Ditjen Pas.

Baca Juga:  Rotasi Besar Polri Juni 2025: 702 Dimutasi, 3 Polwan Jadi Kapolres, Bukti Transformasi Kepemimpinan Inklusif

Dalam kunjungan tersebut, tim memeriksa berbagai fasilitas utama, seperti:

Ruang Layanan Terpadu, tempat warga binaan dan keluarga mendapatkan pelayanan administratif.

Ruang Kunjungan, yang menjadi area penting untuk interaksi antara warga binaan dan keluarga mereka.

Baca Juga:  Aksi Nekat Pelajar Salatiga di Bandungan: Bersenjata Tajam, Dikejar Warga Berakhir di Kantor Polisi 

Gudang Alat Keamanan, tempat penyimpanan peralatan pendukung pengamanan.

Selain itu, tim juga meninjau sistem pengamanan blok hunian dan Dapur Harmoni, yang dikelola untuk mendukung kebutuhan makanan sehat bagi warga binaan.

Baca Juga:  LAPK Majapahit Nusantara Apresiasi Polres Salatiga: Cepat, Tegas, dan Progresif dalam Penegakan Hukum

Hengki Giantoro menjelaskan bahwa Rutan Surabaya secara konsisten melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan.

Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman tetapi juga mendukung rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan,\” ujarnya.

Baca Juga:  Police Goes to School! Kapolsek Camplong Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Pelanggaran Hukum

Hengki juga menyoroti berbagai langkah strategis yang telah diterapkan, termasuk modernisasi sistem keamanan dan peningkatan pelatihan bagi petugas pemasyarakatan.

Supervisi ini sejalan dengan visi Ditjen Pas untuk memperkuat sistem pemasyarakatan yang profesional dan humanis.

Baca Juga:  Kolaborasi Polisi dan Warga: Getek Bambu Jawab Tantangan Jembatan Putus di Jember

Evaluasi yang dilakukan tim bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan, termasuk Rutan Surabaya, mampu menghadirkan layanan berkualitas tinggi dan memenuhi kebutuhan rehabilitasi narapidana.

Diharapkan, kunjungan ini mampu memberikan masukan berharga bagi peningkatan kualitas operasional di Rutan Surabaya.

Baca Juga:  Seorang Kakek Asal Kota Semarang Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Umbul Senjoyo

Dengan standar keamanan dan layanan yang terus ditingkatkan, Rutan Surabaya dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan pemasyarakatan yang aman, manusiawi, dan kondusif.

Kehadiran Tim Direktorat Pengamanan dan Intelijen di Rutan Surabaya menjadi bukti nyata keseriusan Ditjen Pas dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Baca Juga:  Aktivitas Pagi Mendadak Pilu, Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Sawah, Polisi Cek TKP 

Supervisi ini juga diharapkan mendorong Rutan Surabaya untuk terus berkembang dalam mendukung misi pemasyarakatan nasional, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi warga binaan, petugas, dan masyarakat luas. (*)