Tori dan Kisah Pengabdian Tanpa Henti di Satpas SIM Colombo, Sosok Sederhana dengan Dedikasi Luar Biasa

Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Di tengah panasnya terik matahari yang membakar lintasan ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM), ada satu sosok yang nyaris tak pernah absen menjalankan tugasnya. Namanya Tori, seorang pegawai sipil yang selama lebih dari sepuluh tahun mengabdikan dirinya sebagai pemandu praktik ujian SIM di Satpas SIM Colombo Polrestabes Surabaya bersama tim Pokja Praktik.
Sejak pagi hingga pelayanan berakhir, Jumat (10/7/2026), Tori tampak berdiri di sisi lintasan ujian. Dengan penuh kesabaran ia mengarahkan setiap peserta, memberikan aba-aba, menjelaskan teknik berkendara yang benar, sekaligus membagikan tips keselamatan agar para pemohon SIM mampu memahami prosedur ujian sekaligus menjadi pengendara yang tertib di jalan raya.
Panas yang menyengat, hujan yang mengguyur, hingga padatnya jumlah pemohon tidak pernah menjadi alasan baginya untuk mengurangi kualitas pelayanan. Semangat pengabdiannya tetap menyala, menghadirkan pelayanan yang humanis kepada siapa pun yang datang mengikuti ujian praktik.
Setiap hari ribuan pemohon SIM silih berganti memasuki arena praktik. Tidak sedikit yang datang dengan rasa gugup, bahkan takut gagal. Namun, kehadiran Tori mampu mengubah suasana menjadi lebih nyaman. Dengan bahasa yang sederhana, ramah, dan mudah dipahami, ia membimbing peserta tanpa membuat mereka merasa tertekan.
Meski bersikap bersahabat, Tori tetap menanamkan disiplin terhadap aturan keselamatan berkendara. Baginya, lulus ujian bukanlah tujuan utama, melainkan memastikan setiap pemohon memahami cara berkendara yang aman demi melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Dedikasi yang telah dijalani selama lebih dari satu dekade itu pun mendapat perhatian dari jajaran pimpinan Kepolisian. Apresiasi berulang kali diberikan oleh Kapolres, Kasatlantas, hingga Kanit Regident Satpas SIM Colombo atas loyalitas dan konsistensinya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bagi para pimpinan, Tori merupakan salah satu wajah pelayanan publik yang mencerminkan semangat transformasi Polri Presisi. Sosoknya menunjukkan bahwa pelayanan prima tidak hanya lahir dari sistem yang baik, tetapi juga dari ketulusan individu yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Di usia yang tak lagi muda, semangat Tori justru semakin menginspirasi. Ia membuktikan bahwa pengabdian sejati tidak diukur dari jabatan maupun seragam yang dikenakan, melainkan dari keikhlasan hati dalam melayani masyarakat setiap hari.
Komitmen yang ditunjukkan Tori juga selaras dengan upaya Satpas SIM Colombo Polrestabes Surabaya dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, profesional, dan berkeadilan. Kehadirannya menjadi bukti bahwa keberhasilan sebuah institusi besar tidak lepas dari dedikasi orang-orang yang bekerja di balik layar dengan penuh cinta terhadap pekerjaannya.
Kisah Tori menjadi inspirasi bahwa kebaikan yang dilakukan secara konsisten akan menghadirkan dampak besar. Peluh yang menetes di bawah terik matahari bukan sekadar bagian dari rutinitas pekerjaan, melainkan simbol pengabdian tanpa pamrih demi keselamatan masyarakat di jalan raya.
Pengabdian selama lebih dari sepuluh tahun itu menjadi pesan bahwa melayani dengan hati adalah fondasi utama membangun kepercayaan publik. Sosok Tori pun layak menjadi teladan, tidak hanya bagi pelayan publik, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang percaya bahwa kerja keras, keikhlasan, dan kepedulian mampu menghadirkan perubahan yang berarti. (*)








Tinggalkan Balasan