Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen Polda Jawa Timur dalam menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat kembali diperkuat. Melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas), Polda Jatim menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Fotografi dan Videografi yang diikuti personel Humas dari berbagai jajaran di Surabaya, Selasa (28/7/2026).

Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kehumasan Polri agar semakin profesional menghadapi tantangan era digital yang menuntut penyajian informasi secara cepat, menarik, dan terpercaya.

Peserta kegiatan berasal dari personel Bidhumas Polda Jatim, Sihumas Polres jajaran, hingga personel berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Jatim. Mereka mendapatkan pembekalan menyeluruh mengenai teknik fotografi jurnalistik, videografi, hingga produksi konten digital yang sesuai dengan kebutuhan publik saat ini.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., melalui Kasubbid PID Bidhumas Polda Jatim AKBP Gunawan Wibosono menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi personel Humas Polri sekaligus petugas PPID di lingkungan Polda Jatim.

Baca Juga:  Kodim 0822/Bondowoso Sulap Gubuk Reyot Mbah Sum Menjadi Rumah Layak Huni

Menurut AKBP Gunawan, perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat membuat pola penyampaian informasi kepada masyarakat ikut berubah. Dokumentasi visual kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan menjadi elemen utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Dokumentasi visual kini menjadi salah satu instrumen penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ujar AKBP Gunawan.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga dibimbing memahami praktik fotografi jurnalistik, teknik videografi, komposisi gambar, pengaturan pencahayaan, hingga cara menangkap momen yang memiliki nilai berita tinggi.

Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan memproduksi konten digital yang efektif untuk berbagai platform media, sehingga informasi kepolisian dapat tersampaikan secara menarik tanpa mengurangi nilai objektivitasnya.

AKBP Gunawan menjelaskan bahwa pelatihan ini memiliki tiga sasaran utama. Pertama, meningkatkan kemampuan fotografi dan videografi jurnalistik personel Humas. Kedua, menyamakan standar kualitas dokumentasi di seluruh jajaran Polda Jatim. Ketiga, menghasilkan konten digital yang kreatif, humanis, informatif, dan mampu menjangkau masyarakat luas.

Baca Juga:  Dirjenpas Tekankan Dampak Nyata Pemasyarakatan: Kanwil Jateng Ikuti Pengarahan Virtual Penguatan Kinerja

“Kami ingin seluruh personel Humas memiliki standar yang sama dalam menghasilkan foto dan video jurnalistik yang berkualitas, informatif, dan memiliki nilai berita sehingga publik memperoleh informasi yang utuh mengenai berbagai kegiatan Polri,” tegas AKBP Gunawan.

Tak berhenti pada kemampuan teknis, pelatihan juga menitikberatkan pada manajemen peliputan di lapangan. Mulai dari persiapan sebelum kegiatan berlangsung, menentukan sudut pengambilan gambar yang tepat, hingga mempercepat proses pengiriman hasil dokumentasi kepada tim editor agar materi dapat segera dipublikasikan.

Menurut AKBP Gunawan, kecepatan publikasi menjadi faktor penting dalam menjaga relevansi sebuah informasi di tengah derasnya arus berita digital.

“Kecepatan menjadi salah satu kunci dalam publikasi. Dokumentasi yang baik harus segera diproses dan dipublikasikan agar informasi tetap aktual dan dapat diterima masyarakat pada waktu yang tepat,” jelasnya.

Baca Juga:  Sinergi TNI-Polri di Salatiga Dorong Gerakan “Hijaukan Bumi, Selamatkan Masa Depan”

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa keberhasilan personel Humas tidak hanya diukur dari hasil foto maupun video yang menarik secara visual, tetapi juga dari kemampuan menyajikan narasi yang objektif, humanis, serta mampu menggambarkan kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Melalui Latkatpuan ini, Bidhumas Polda Jawa Timur berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam setiap peliputan kegiatan kepolisian. Dengan demikian, setiap produk kehumasan yang dihasilkan dapat tampil lebih profesional, modern, informatif, dan berkualitas sebagai bentuk nyata dukungan terhadap transformasi Polri Presisi yang semakin adaptif di era digital.

Pelatihan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Polda Jatim terus berbenah dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik. Dengan dukungan personel Humas yang semakin kompeten di bidang fotografi, videografi, dan produksi konten digital, diharapkan informasi mengenai kinerja kepolisian dapat tersampaikan secara lebih cepat, akurat, transparan, dan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (*)