Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Kecelakaan maut kembali mengguncang Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga. Seorang pejalan kaki kehilangan nyawa setelah terlibat tabrakan dengan sebuah sepeda motor di dekat Indomaret Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Kamis malam (30/7/2026).

Korban diketahui bernama Istiono (58), warga Kelurahan Blotongan. Pria tersebut mengalami luka berat di bagian kepala akibat kecelakaan yang terjadi saat dirinya menyeberang jalan. Meski sempat mendapatkan penanganan medis di RSU dr. Soebarkat Tjitrodiatmodjo Kota Salatiga, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Peristiwa tragis itu bermula ketika sebuah sepeda motor Honda Beat bernomor polisi H-6618-ASC yang dikendarai Aditya Ivan Saputra (22) melaju dari arah Simpang Tiga Blotongan menuju Kecandran.

Baca Juga:  Rasiyo Tegaskan: Pendidikan Dasar Gratis Tak Bisa Setengah Hati, Pusat dan Daerah Wajib Kompak!

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M. menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, saat sepeda motor melintas di lokasi kejadian, korban sedang menyeberang jalan dari sisi kiri menuju kanan.

“Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengendara sepeda motor dan pejalan kaki tidak dapat saling menghindar sehingga terjadi benturan. Berdasarkan keterangan awal, setelah benturan tersebut korban diduga kembali mengalami benturan dengan kendaraan lain yang identitasnya masih dalam penyelidikan,” jelas AKP Henry.

Dugaan adanya kendaraan kedua yang ikut terlibat membuat penyelidikan semakin berkembang. Hingga kini, identitas kendaraan tersebut masih menjadi misteri dan tengah diburu oleh aparat kepolisian.

Baca Juga:  Jaga Marwah Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Jateng Teguhkan Komitmen Integritas dan Profesionalitas Petugas

Begitu menerima laporan kecelakaan, personel Satlantas Polres Salatiga langsung bergerak cepat menuju lokasi. Petugas melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, memintai keterangan sejumlah saksi, serta mengecek kondisi korban di rumah sakit. Di saat yang sama, penyelidikan juga difokuskan untuk mengungkap kendaraan lain yang diduga ikut menyebabkan korban mengalami benturan kedua.

Kasus ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga yang masih mengumpulkan berbagai bukti, termasuk menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV maupun saksi tambahan yang dapat membantu mengungkap kronologi secara utuh.

AKP Henry juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hari. Pengendara diminta mengurangi kecepatan ketika melintasi kawasan yang rawan aktivitas penyeberang jalan, sementara pejalan kaki harus memastikan kondisi arus lalu lintas benar-benar aman sebelum menyeberang.

Baca Juga:  Truk Bermuatan Pupuk Terguling di KM 15 Tol  Surabaya-Porong, Arus Lalin Sempat Macet

“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Pengendara maupun pejalan kaki harus sama-sama berhati-hati, saling menghormati hak pengguna jalan lainnya, dan selalu mengutamakan keselamatan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus mendalami penyebab pasti kecelakaan serta memburu kendaraan yang diduga terlibat dalam benturan kedua. Masyarakat yang mengetahui atau melihat peristiwa tersebut diharapkan dapat memberikan informasi kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan. (*)