Laporan: Bayu S

GROBOGAN | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen menghadirkan proses seleksi yang bersih, terbuka, dan profesional kembali ditegaskan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi. Dalam rangka mendukung Program Magang Nasional, Lapas Purwodadi menggelar rangkaian seleksi peserta magang melalui Web MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan yang dilanjutkan dengan tahapan wawancara tatap muka secara langsung.

Pelaksanaan seleksi ini menjadi bagian dari upaya Lapas Purwodadi membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja nyata sekaligus mengenal lebih dekat tugas dan fungsi pemasyarakatan sebagai salah satu institusi penting dalam sistem peradilan pidana.

Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara berjenjang dan berpedoman pada regulasi yang berlaku. Mulai dari proses pendaftaran melalui Web MagangHub, seleksi administrasi, hingga peserta yang dinyatakan lolos mengikuti wawancara tatap muka.

Dalam pelaksanaannya, panitia mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, objektivitas, profesionalitas, serta memastikan tidak ada perlakuan diskriminatif terhadap seluruh peserta.

Baca Juga:  Menuju SDM Berkelas! Kanwil Ditjenpas Jateng Mantapkan Kompetensi Pegawai Lewat Sinergi dengan Unissula

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, menegaskan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh proses seleksi tanpa adanya perlakuan istimewa.

“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan, dilakukan secara adil, transparan, dan profesional sehingga peserta yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan,” ujar Erik Murdiyanto.

Menurutnya, program magang bukan sekadar memberikan pengalaman kerja kepada mahasiswa maupun generasi muda, tetapi juga menjadi sarana membangun hubungan yang semakin erat antara Lapas dengan masyarakat.

Melalui keterlibatan peserta magang, diharapkan masyarakat dapat memahami secara langsung berbagai tugas, fungsi, serta pelayanan yang dijalankan jajaran pemasyarakatan.

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Lapas Kelas IIB Purwodadi, Sri Koestiana Heri Purwati, menjelaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara bertahap dengan mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  Polres Lamongan Berhasil Ungkap Pelaku Curas dan Pengeroyokan Anak

Dimulai dari pendaftaran melalui Web MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan, peserta yang memenuhi persyaratan kemudian dipanggil untuk mengikuti wawancara langsung sebagai tahapan akhir sebelum penetapan peserta magang.

Dalam proses tersebut, kemampuan, kompetensi, serta kesesuaian peserta dengan kebutuhan pelaksanaan program magang menjadi aspek utama yang dinilai oleh tim seleksi.

“Kami berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara terbuka dan objektif. Tidak ada perlakuan khusus kepada peserta, seluruhnya diberikan kesempatan yang sama sesuai dengan kriteria dan hasil penilaian,” jelas Sri Koestiana Heri Purwati.

Program magang ini diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi peserta. Selama menjalani magang, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di lingkungan pemerintahan, tetapi juga belajar mengenai tata kelola administrasi, disiplin kerja, tanggung jawab, hingga nilai-nilai integritas yang menjadi fondasi dalam pelaksanaan tugas aparatur negara.

Baca Juga:  “Polantas Menyapa”: Satlantas Bondowoso Hadirkan Pelayanan Humanis di Samsat

Selain memperkaya pengalaman peserta, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi Lapas Kelas IIB Purwodadi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembelajaran langsung di dunia kerja.

Dengan penyelenggaraan seleksi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas, Lapas Purwodadi berharap program magang mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter, serta kesiapan menghadapi dunia kerja di masa depan.

Tak hanya itu, program ini juga menjadi wujud sinergi antara institusi pemasyarakatan dengan dunia pendidikan dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang positif dan berkelanjutan.

Melalui komitmen tersebut, Lapas Kelas IIB Purwodadi terus menunjukkan konsistensinya dalam memberikan pelayanan prima, tidak hanya kepada warga binaan pemasyarakatan, tetapi juga kepada masyarakat luas melalui berbagai program yang edukatif, transparan, dan bermanfaat bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia. (*)