Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Sampah berserakan di kawasan pasar tradisional Kota Salatiga menjadi sasaran aksi bersih-bersih yang digelar Kodim 0714/Salatiga bersama Polres Salatiga, BPBD Kota Salatiga dan masyarakat, Kamis (27/8/2026).

Puluhan personel lintas instansi turun langsung ke lapangan. Mereka bahu-membahu membersihkan lingkungan pasar hingga sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan tersebut.

Kegiatan karya bakti ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro.

Kepala Staf Kodim 0714/Salatiga Mayor CPL Purwanto memimpin langsung kegiatan tersebut. Dengan mengenakan perlengkapan kerja dan membawa peralatan kebersihan, para peserta bergerak menyisir titik-titik yang dipenuhi sampah.

Sampah yang terkumpul kemudian diangkut menggunakan gerobak untuk dibawa ke lokasi pembuangan yang telah ditentukan.

Bukan sekadar aksi bersih-bersih, kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana TNI, Polri, BPBD dan masyarakat dapat bergerak bersama menyelesaikan persoalan lingkungan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas warga.

Baca Juga:  Telkom Apresiasi RS Harapan Siantar dengan Hampers Spesial

Mayor CPL Purwanto mengatakan, karya bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI bersama seluruh unsur terkait terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Pasar merupakan pusat aktivitas masyarakat sehingga kebersihannya harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Menurutnya, pasar memiliki intensitas aktivitas yang tinggi. Pedagang dan masyarakat setiap hari bertemu dan beraktivitas di kawasan tersebut sehingga kebersihan lingkungan pasar menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang nyaman.

Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, lanjutnya, juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan. Terlebih kegiatan tersebut dilaksanakan menjelang peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro.

Baca Juga:  Pulau Terpencil Bukan Lagi Hambatan, Yankes Bergerak Layani Warga Sapudi, Dari TBC hingga Stunting

“Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan sampah, tetapi juga bagaimana membangun kebersamaan dan kepedulian. Semangat gotong royong harus terus kita hidupkan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Aksi tersebut sekaligus memperlihatkan sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah daerah dan masyarakat. Tidak ada sekat ketika persoalan kebersihan lingkungan menjadi kepentingan bersama.

Mayor CPL Purwanto berharap aksi serupa tidak berhenti setelah kegiatan karya bakti selesai. Masyarakat dan para pedagang diharapkan ikut menjaga kebersihan pasar secara berkelanjutan.

“Lingkungan yang bersih akan memberikan rasa nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di pasar. Mari kita rawat bersama karena kebersihan merupakan tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Bagi masyarakat, pasar bukan hanya tempat transaksi jual beli. Kawasan tersebut juga menjadi salah satu ruang publik dengan mobilitas tinggi. Karena itu, kebersihan pasar menjadi salah satu faktor penting yang ikut menentukan kenyamanan warga.

Baca Juga:  Bocah Jadi Korban Kekerasan Warga, Polres Boyolali Ambil Tindakan Tegas

Karya bakti Kodim 0714/Salatiga bersama Polres Salatiga, BPBD dan masyarakat pun menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan petugas kebersihan.

Diperlukan kesadaran bersama, mulai dari pedagang, pengunjung, hingga seluruh unsur yang beraktivitas di kawasan pasar.

Melalui kegiatan tersebut, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan lewat seremoni. Semangat gotong royong diterjemahkan dalam aksi nyata: turun ke lapangan, mengangkat sampah, membersihkan lingkungan dan membangun kepedulian bersama.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kolaborasi lintas instansi dan masyarakat menunjukkan bahwa menciptakan Kota Salatiga yang bersih, sehat dan nyaman merupakan pekerjaan bersama yang membutuhkan kepedulian semua pihak. (*)