Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Suasana Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, berubah semarak pada Sabtu (29/8/2026). Ribuan warga tumpah ke jalan mengikuti dan menyaksikan Karnaval Simo Samuhita dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tak sekadar menjadi parade tahunan, karnaval tersebut menjadi panggung bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat rasa kebersamaan. Sekitar 3.500 peserta dari 68 kelompok ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya sepanjang jalur yang menjadi lintasan peserta. Beragam kelompok tampil membawa semangat kemerdekaan dengan kreativitas masing-masing, menjadikan suasana Simo semakin hidup.

Karnaval Simo Samuhita digelar dalam dua sesi untuk mengakomodasi peserta dari berbagai jenjang pendidikan hingga masyarakat umum.

Sesi pertama dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB. Peserta berasal dari tingkat TK/MI/SD sederajat.

Rangkaian pawai pada sesi pagi mengambil titik awal dari Lapangan Dukuh Titang. Dari lokasi tersebut, para peserta bergerak mengikuti rute yang telah ditentukan hingga mencapai garis akhir di Simpang Bundaran Simo.

Baca Juga:  Bakar Sampah Kering Berujung Petaka, Kandang Ayam Warga Sidorejo Ludes Dilalap Api

Kehadiran peserta usia sekolah dasar membuat suasana karnaval semakin meriah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan menumbuhkan semangat kebangsaan melalui kegiatan bersama masyarakat.

Setelah sesi pertama selesai, kegiatan kembali berlanjut pada malam hari.

Memasuki pukul 19.30 WIB, giliran peserta dari tingkat SMP/MTs, SMA/MA/SMK hingga kategori umum tampil dalam sesi kedua.

Rute sesi malam dimulai dari STC Simo, kemudian peserta bergerak menyusuri Jalan Simo-Sambi sebelum mengakhiri perjalanan di Simpang Bundaran Simo.

Lampu-lampu kendaraan dan keramaian masyarakat yang memadati kawasan sepanjang rute menambah semarak suasana. Parade malam berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB.

Kemeriahan tersebut turut disaksikan langsung oleh Bupati Boyolali Agus Irawan. Sejumlah pejabat dan unsur pemerintahan juga hadir, di antaranya Camat Simo Agus Setyawan, S.Sos., M.M., Danramil 12/Simo Lettu Ctp Imam S., dan Kapolsek Simo AKP Agung Setiawan, S.H., M.H.

Selain itu, hadir pula unsur Forkopimcam serta sejumlah elemen masyarakat yang ikut mendukung terselenggaranya kegiatan.

Besarnya jumlah peserta dan tingginya antusiasme masyarakat membuat aspek keamanan dan kelancaran lalu lintas menjadi perhatian utama.

Baca Juga:  Bringin Hijaukan Kabupaten Semarang! Apel Hari Lingkungan Hidup Serukan Perang Total terhadap Polusi Plastik

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, Polsek Simo menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan dan monitoring bersama sejumlah unsur terkait.

Pengamanan dilakukan secara sinergis dengan melibatkan personel Koramil 12/Simo, Satpol PP Kecamatan Simo, Satgas Ormas, serta Linmas.

Personel gabungan ditempatkan di sejumlah titik sepanjang jalur yang dilalui peserta. Selain menjaga keamanan, petugas juga membantu mengatur arus lalu lintas sehingga pergerakan peserta maupun masyarakat dapat berlangsung dengan tertib.

Kapolsek Simo AKP Agung Setiawan, S.H., M.H., selaku pengendali pengamanan, memastikan personel melakukan pemantauan secara menyeluruh terhadap jalannya kegiatan.

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada titik keberangkatan dan garis akhir, tetapi juga pada sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari rute karnaval.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan serta memastikan masyarakat yang datang untuk menyaksikan parade tetap dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman.

“Pengamanan kami lakukan secara sinergis bersama seluruh unsur terkait agar seluruh rangkaian Karnaval Simo Samuhita dapat berjalan aman, tertib dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta keselamatan selama kegiatan berlangsung,” ujar Kapolsek Simo.

Baca Juga:  Misi Kemanusiaan Polda Jateng ke NTT! Abon 1,2 Ton, Sembako hingga Dokter Dikirim ke Lokasi Bencana Gempa

Karnaval Simo Samuhita menjadi salah satu gambaran bagaimana peringatan HUT Kemerdekaan RI dapat dirayakan melalui kegiatan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Dari peserta usia sekolah hingga kelompok umum, seluruhnya mengambil bagian dalam satu momentum yang sama. Kreativitas yang ditampilkan berpadu dengan semangat kebersamaan dan kegembiraan warga.

Bagi masyarakat Simo, kemeriahan tersebut bukan hanya soal parade dan hiburan. Kegiatan menjadi momentum untuk mempertemukan warga, membangun interaksi sosial, serta memperkuat rasa persatuan dalam suasana peringatan kemerdekaan.

Setelah berlangsung sejak pagi hingga malam, seluruh rangkaian Karnaval Simo Samuhita akhirnya selesai dalam keadaan aman dan kondusif.

Pengamanan terpadu yang dilakukan Polsek Simo bersama unsur gabungan turut menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan yang melibatkan ribuan orang tersebut dapat berjalan sesuai harapan.

Karnaval pun ditutup dengan meninggalkan semangat yang sama: merayakan kemerdekaan bukan hanya dengan kemeriahan, tetapi juga melalui kebersamaan, ketertiban dan persatuan masyarakat. (*)