Laporan: Mualim

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM– Jumlah pelanggan perempuan yang menggunakan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mengalami peningkatan sepanjang 2026.

Dalam periode Januari hingga September, tercatat sebanyak 2.637.505 pelanggan perempuan menggunakan moda transportasi tersebut, bertambah 9,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada sembilan bulan pertama 2025, jumlah pelanggan perempuan tercatat sebanyak 2.411.636 orang.

Sementara itu, total pelanggan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang pada Januari–September 2026 mencapai 5.264.321 orang, dengan proporsi penumpang perempuan sebesar 50,10 persen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan perempuan yang menggunakan kereta api untuk bekerja, pendidikan, maupun perjalanan antarkota.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan perusahaan berupaya menghadirkan layanan yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan, termasuk perempuan.

Baca Juga:  Wakil Gubenur Jawa Tengah Melantik Jajaran Pengurus Himpunan Pandu Dan Pramuka Wreda, Ini Pesan Wagub

Menurutnya, peningkatan pelayanan dilakukan melalui penyediaan fasilitas pendukung, pengembangan layanan digital, serta perhatian terhadap kebutuhan privasi penumpang selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.

“Perempuan memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat, baik untuk bekerja, belajar, maupun berbagai aktivitas lainnya. Karena itu, KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang semakin ramah perempuan melalui penyediaan fasilitas pendukung, peningkatan kualitas pelayanan, serta inovasi digital yang dapat membantu pelanggan merasa lebih nyaman saat bepergian menggunakan kereta api,” ujar Luqman.

Salah satu fasilitas yang mendukung kebutuhan pelanggan perempuan adalah ruang laktasi di stasiun.

Sarana ini memberikan tempat bagi ibu menyusui untuk memberikan ASI kepada bayinya dengan lebih nyaman dan menjaga privasi sebelum melanjutkan perjalanan.

Baca Juga:  Rekaman CCTV dan Video HP Jadi Alat Bukti; Polisi Dalami Kasus Penembakan Yang Tewaskan Pelaku Tawuran di Semarang

KAI juga menyediakan toilet khusus perempuan pada rangkaian kereta yang memiliki fasilitas tersebut.

Kehadiran sarana ini diharapkan dapat menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan.

Dukungan terhadap pelanggan perempuan turut dilakukan melalui inovasi digital.

KAI menghadirkan fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI yang membantu pelanggan melihat pemetaan tempat duduk yang telah dipesan oleh penumpang perempuan lainnya pada layanan kereta api antarkota.

Informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan tambahan bagi pelanggan saat menentukan tempat duduk sesuai preferensi masing-masing.

Selain itu, ibu hamil dapat memanfaatkan layanan prioritas sesuai ketentuan yang berlaku.

Petugas KAI di stasiun maupun selama perjalanan juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggan yang memerlukan perhatian khusus.

Luqman menjelaskan, pertumbuhan pelanggan perempuan menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam mengevaluasi dan mengembangkan layanan.

Baca Juga:  Coach Joko Prasetyo: Jangan Cepat Puas! Skuad Popda Salatiga Tinggal Selangkah Menuju Juara Juara Popda Jateng 2026

KAI Daop 4 Semarang berkomitmen melakukan perbaikan secara berkelanjutan agar pelayanan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pelanggan perempuan dapat merasakan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan semakin mudah. Berbagai fasilitas dan inovasi yang kami hadirkan merupakan bagian dari upaya KAI untuk menjawab kebutuhan pelanggan. Ke depan, KAI Daop 4 Semarang akan terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas layanan agar kereta api semakin menjadi pilihan transportasi masyarakat,” tambahnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, KAI Daop 4 Semarang berharap kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk menunjang mobilitas sehari-hari maupun perjalanan antarkota.

Peningkatan fasilitas dan layanan yang memperhatikan kebutuhan perempuan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan yang inklusif kepada seluruh pelanggan.