Semarang, Beritaglobal.net. Demo penolakan  pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di warnai merobohkan pagar gedung DPRD Jawa Tengah yang berlokasi di jalan Pahlawan Kota Semarang siang tadi.

Dari pantauan Beritaglobal.net dilokasi unjuk rasa, ratusan massa mulai kumpul setelah Dzuhur tersebut sekitar pukul 12.00 tersebut ratusan pendemo langsung melakukan orasi di depan pagar gedung DRPD yang dijaga personil kepolisian. Setelah kumpul, massa yang terdiri dari para pekerja,mahasiswa yang berada di barisan depan langsung mendorong pagar yang kokoh teesbut, hingga hingga akhirnya roboh ke dalam halaman Gedung DPRD Jateng.

Baca Juga:  Dankorbrimob Pimpin Sertijab Danpas Brimob II, Soliditas Korps Kian Diperkuat

Para mendemo juga berteriak-teriak menganggap ,para anggota DPR adalah penghianat.
“DPR sekarang dewan pengkhianat rakyat!” teriak salah seorang orator dengan membawa pengeras suara, Rabu (7/10/2020).

Baca Juga:  Terobosan Baru: SIM Indonesia Berlaku di Delapan Negara ASEAN Mulai 2025, Permudah Mobilitas Pengemudi

Akibat dorongan yang dilakukan oleh para pendemo, pagar mengalami kerusakan berat dan salah satu petugas kepolisian yang mencoba menghalau dorongan dari halaman DPRD ada yang tertimpa pagar yang tergolong berat,sehingga mengalami luka, dan langsung dilakukan evakuasi ke tim medis yang sudah disediakan.
Hingga pukul 14.30 WIB,

terlihat massa semakin banyak karena terus berdatangan, dan langsung melakukan orasi di sepanjang Jalan Pahlawan Kota Semarang. Meskipun dijaga aparat kepolisian dengan dilengkapi Watter Cannon, namun aksi yang di ikuti ratusan pendemo itu tidak bisa di cegah.

Baca Juga:  Operasi Senyap Polres Ponorogo Bongkar Perjudian: 12 Tersangka Diciduk dari Judol hingga Sabung Ayam

Setelah Omnibus Law disahkan menjadi UU Cipta Kerja, memang langsung mendapatkan penolakan dikalangan pekerja dan elemen lainnya, karena dianggap tidak menguntungkan para pekerja melainkan memberatkan.(laporan Gus Wawan editor Iwan)