Laporan: Widodo Mei Dwi

CILACAP | SUARAGLOBAL.COM – Kinerja Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cilacap kembali mendapat pengakuan di tingkat provinsi. Dalam kegiatan Evaluasi Kinerja 2025 dan Penyusunan Rencana Aksi 2026 yang diselenggarakan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah di Wahid Bandungan Hotel & Resort, Ambarawa, tim BPN Cilacap tampil menonjol dengan meraih tiga penghargaan sekaligus, (12/01/26).

Dipimpin langsung Kepala Kantor Pertanahan Cilacap Andri Kristanto, S.Kom., M.T., rombongan BPN Cilacap sukses menyabet tiga kategori utama yakni:

Baca Juga:  Pecinta Batu Akik Bangkalan Kumpul Bareng, Lomba Tembak Ramaikan Acara Silaturahmi di RT 03 Kraton

Peringkat 1 Penyelesaian Redistribusi Tanah,

Peringkat 1 Kinerja Penyertipikatan Tanah Barang Milik Negara (BMN) Terbaik, dan

Peringkat 2 Kinerja SHAT PTSL.

Ketiga capaian tersebut dianggap mencerminkan konsistensi dan kinerja terukur BPN Cilacap dalam mendukung agenda strategis nasional, khususnya pada sektor reformasi agraria dan penataan ruang. Capaian redistribusi tanah dinilai sebagai elemen penting dalam mengurai ketimpangan penguasaan lahan, sementara sertipikasi aset BMN menjadi faktor krusial bagi tata kelola aset pemerintah yang lebih akuntabel.

Baca Juga:  Bupati Subandi Sidak TPS3R Ngampelsari, DLHK Ambil Alih Pengelolaan Sampah

Kepala Kantor Pertanahan Cilacap Andri Kristanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajarannya atas capaian tersebut.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras dan sinergi seluruh tim. Ini sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan pertanahan bagi masyarakat Cilacap secara profesional, melayani, dan terpercaya,” ujarnya.

Baca Juga:  Kampung Natal Saloka 2025 Hadirkan Pohon Enceng Gondok Raksasa, Wahana Lengkap, dan Pesta Budaya Lokal

Kegiatan evaluasi tersebut diikuti oleh seluruh kantor pertanahan kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Dalam forum tersebut turut dibahas rencana percepatan program pertanahan pada tahun 2026, termasuk target redistribusi, sertipikasi aset, serta strategi pelayanan publik berbasis digital.

Keberhasilan Cilacap ini diharapkan menjadi motivasi serta model implementasi bagi kantor pertanahan lainnya dalam mendukung percepatan reforma agraria nasional serta peningkatan kualitas layanan pertanahan yang berorientasi pada masyarakat. (*)