Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Menjelang arus mudik Lebaran 2025, keluhan terhadap kondisi jalan di Madura semakin meningkat. Minimnya penerangan jalan umum (PJU) serta rusaknya sejumlah ruas jalan nasional membuat perjalanan pengendara terasa berbahaya, terutama saat malam hari.

Anggota DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan (dapil) Madura, Harisandi Savari, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ini. “Banyak pengendara mengeluhkan jalan gelap dan rusak dari Suramadu hingga Sumenep. Ini sangat berisiko menimbulkan kecelakaan,” ujarnya pada Rabu (19/3/2025).

Baca Juga:  Polda Jatim Terjunkan 532 Personel Amankan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pilkada Tingkat Provinsi

Beberapa titik yang disoroti adalah ruas jalan dari Jembatan Suramadu hingga pertigaan Tangkel di Bangkalan, yang minim penerangan dan sering menyebabkan kecelakaan. Selain itu, jalan nasional di Madura masih tergolong sempit dan belum memadai untuk menampung lonjakan kendaraan saat musim mudik.

Harisandi mendesak pemerintah, khususnya Dinas Perhubungan dan instansi terkait, untuk segera mengambil tindakan. “Jangan hanya menunggu laporan warga. Segera perbaiki PJU dan jalan rusak sebelum banyak korban berjatuhan,” tegasnya.

Baca Juga:  Polisi Tandai Jalan Berlubang di Sidoarjo, Operasi Keselamatan Semeru 2025 Kedepankan Edukasi dan Humanisme

Salah satu warga Bangkalan, Rudi (35), mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang rusak dan gelap. “Kalau malam hari, kami harus ekstra hati-hati. Banyak lubang yang sulit terlihat, dan ini sering menyebabkan kecelakaan,” katanya.

Senada dengan Rudi, Ahmad (42), seorang pemudik asal Surabaya, berharap pemerintah segera bertindak. “Lebaran tinggal beberapa minggu lagi. Kalau tidak segera diperbaiki, kami yang mudik ke Madura harus bersiap menghadapi risiko kecelakaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Jembatan Harapan di Kalikurmo: Sinergi Prajurit Kodam IV/Diponegoro dan Komunitas Rubicon-Off Road Wujudkan Akses Baru Untuk Warga

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah terkait rencana perbaikan jalan dan PJU di Madura. Warga pun berharap ada langkah konkret agar perjalanan mudik tahun ini bisa berlangsung aman, nyaman, dan bebas dari ancaman infrastruktur yang tidak memadai. (*)