Laporan: W Widodo 

KAB SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Menjelang tiga pekan sebelum pelaksanaan Kemah Wilayah (Kemwil) IX Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) Jawa Tengah, panitia menggelar Technical Meeting yang berlangsung di Camp & Resto Spekta Merbabu, Getasan, Kabupaten Semarang. Acara yang diikuti ratusan pembina dan pendamping Kemwil dari berbagai SIT di kabupaten dan kota se-Jawa Tengah ini bertujuan memberikan arahan teknis sekaligus memperkenalkan lokasi perkemahan yang akan digunakan, Sabtu (21/09/2024).

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Kemwil, Widiyanto, mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran para pembina dan pendamping. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini adalah tanggung jawab bersama.

Baca Juga:  Pembangunan Habiskan Puluhan Miliar, Tidak Dirawat Njih Podo Mawon, Kata Walikota Salatiga Saat Buka Konsultasi Publik RKPD Tahun 2020

“Kami ucapkan selamat datang kepada seluruh pembina dan pendamping Kemwil di Bumi Perkemahan Spekta Merbabu. Terima kasih atas kehadiran dan partisipasi Kakak-Kakak dari berbagai SIT Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Kemah ini adalah kemah kita bersama, mari kita sukseskan Kemwil IX Sako SIT JSIT Jawa Tengah,” kata Widiyanto dalam pidatonya yang penuh semangat.

Hananto Widiaksono, Sekretaris JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, menekankan pentingnya memilih lokasi technical meeting yang sama dengan lokasi perkemahan. Hal ini, menurutnya, akan membantu para pembina dalam mengenali medan dan menyiapkan berbagai kebutuhan logistik, serta memudahkan penjelasan kepada para peserta perkemahan nantinya.

Baca Juga:  Dipicu Dugaan Pelecehan, Seorang Pria di Simokerto Surabaya Tewas Ditikam, Polisi Tangkap Pelaku di Madura

“Technical meeting langsung diadakan di lokasi Kemwil supaya para pembina pendamping mengenali medan. Sehingga nantinya tahu dan paham apa yang harus dipersiapkan untuk dibawa saat perkemahan. Selain itu, mereka akan lebih mudah menjelaskan kepada para peserta Kemwil baik saat persiapan maupun pelaksanaan,” jelas Hananto.

Salah satu peserta technical meeting, Kak Mugi, seorang pembina pendamping dari SDIT Insan Cendekia Boyolali, memberikan tanggapannya tentang lokasi perkemahan yang dipilih. Ia mengungkapkan kekagumannya atas suasana dan fasilitas yang tersedia di tempat tersebut.

Baca Juga:  Polrestabes Surabaya Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Tujuh Anak Dibawah Umur, Tersangka Berhasil Diamankan 

“Lokasinya bagus, tidak panas, dan luas. Para peserta akan lebih leluasa mencari pengalaman dalam kegiatan perkemahan. Secara sekilas fasilitasnya juga lengkap,” ujar Kak Mugi dengan antusias.

Kemwil IX Sako SIT Jawa Tengah ini direncanakan akan berlangsung selama beberapa hari dan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Dengan lokasi yang strategis dan fasilitas yang memadai, para peserta diharapkan dapat merasakan pengalaman berkemah yang berkesan serta meningkatkan semangat kebersamaan dan kemandirian. (*)