Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Dalam rangka mempersiapkan pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Polrestabes Surabaya, Polda Jatim, menggelar pelatihan pertolongan pertama gawat darurat. Kegiatan ini melibatkan anggota Satlantas, Samapta, serta jajaran Polsek, bertempat di Aula Gedung Patria Tama Satlantas Polrestabes Surabaya.

Baca Juga:  GMNI Jawa Timur Tegaskan Independensi Polri Mutlak dan Tidak Boleh Diganggu Gugat

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi situasi darurat, seperti kecelakaan lalu lintas dan bencana alam. Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlur Rahman, menyatakan bahwa pelatihan ini dirancang untuk melatih personel agar mampu memberikan respons cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat.

\”Keahlian pertolongan pertama menjadi salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki anggota kami, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,\” jelasnya, Jumat (6/12).

Baca Juga:  Kecelakaan Tragis di Tulungagung: Bus Bagong Vs Suzuki Satria, Dua Korban Tewas di Tempat

Peserta mendapatkan materi tentang cara mengidentifikasi dan menangani berbagai jenis cedera, termasuk memberikan dukungan psikologis kepada korban.

Aspek psikologis ini sering kali diabaikan, tetapi dinilai penting untuk membantu korban tetap tenang selama proses evakuasi atau penanganan medis awal.

Baca Juga:  SPPG Polres Tulungagung Resmi Beroperasi, Sentuh 3.047 Penerima Manfaat dan Dukung Ketahanan Pangan Lokal

Selain teori, pelatihan ini juga dilengkapi dengan simulasi situasi nyata. Simulasi tersebut memungkinkan peserta, mempraktikkan langsung cara menangani insiden di lapangan, sehingga meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam bertindak secara profesional.

\”Kesiapan fisik dan mental personel sangat penting. Dengan latihan intensif ini, mereka diharapkan mampu bekerja dengan sigap saat terjadi insiden darurat,\” tambah AKBP Arif.

Baca Juga:  Satpol PP Salatiga Kerahkan 45 Personel Amankan Idul Adha: Jaga Ketertiban, Teguhkan Kebersamaan

Tidak hanya fokus pada kemampuan individu, pelatihan ini juga mendorong kerja sama tim yang solid. Para peserta diajarkan untuk memahami peran masing-masing dalam tim serta berkoordinasi secara efektif dengan lembaga medis dan penyelamat lainnya.

\”Dengan memahami pentingnya sinergi antarinstansi, pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien,\” imbuhnya.

Baca Juga:  Preman Berkedok Ormas Dibekuk, Satgas Aman Candi Ungkap Perusakan Aset PT KAI di Semarang

AKBP Arif menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya strategis Polrestabes Surabaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pelatihan ini juga mencerminkan komitmen kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman selama periode libur akhir tahun.

Baca Juga:  Redam Gejolak Sosial, Polres Pasuruan Gandeng 17 Kepala Desa Pasca Pengerusakan Makam Winongan

\”Dengan adanya pelatihan seperti ini, kami berharap seluruh personel dapat menjadi contoh bagi rekan lainnya untuk terus berinovasi dan belajar demi pelayanan masyarakat yang lebih baik,\” tuturnya.

Melalui program ini, Polrestabes Surabaya ingin memastikan bahwa setiap anggota memiliki keterampilan yang memadai untuk menghadapi tantangan di lapangan, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat. (*)