Laporan: Ninis Indrawati

BANGKALAN | SUARAGLOBAL.COM – Misteri kasus dugaan penyekapan satu keluarga yang sempat menggegerkan warga Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, akhirnya mulai terkuak. Polisi kini berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga menjadi otak di balik aksi penyekapan dan penganiayaan tersebut.

Perempuan berinisial NH itu ditangkap Tim Macan Unit Resmob Satreskrim Polres Bangkalan Polda Jatim setelah sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Penangkapan dilakukan di kawasan pertigaan lampu merah Junok, Bangkalan, pada Kamis (14/5/2026).

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi mengungkapkan, NH diduga memiliki peran sentral dalam kasus yang sempat viral di media sosial tersebut.

“Saudari NH diduga menjadi dalang dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap satu keluarga,” ujar AKP Hafid kepada wartawan.

Menurutnya, kasus tersebut sebenarnya bermula dari Kabupaten Jombang sebelum para korban akhirnya ditemukan berada di wilayah Kecamatan Socah, Bangkalan. Karena locus awal perkara berada di Jombang, tersangka langsung diserahkan ke Polres Jombang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka saat ini sudah kami serahkan ke Polres Jombang karena kejadian awalnya di Jombang,” terang AKP Hafid.

Sebelum menangkap NH, polisi lebih dahulu mengamankan dua tersangka lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, yakni BA dan ZH.

Tersangka BA ditangkap saat berada di depan salah satu minimarket di wilayah Bangkalan. Saat hendak diamankan, BA sempat melakukan perlawanan dan menolak dibawa petugas. Namun Tim Macan Satreskrim Polres Bangkalan berhasil melumpuhkannya dan membawa tersangka ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, tersangka ZH ditangkap saat bersembunyi di rumah istrinya yang berada di Desa Arok, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.

Meski proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan berarti, petugas sempat menghadapi hambatan dari pihak keluarga tersangka yang mencoba menghalangi proses pengamanan.

Kasus dugaan penyekapan ini sebelumnya ramai diperbincangkan masyarakat setelah informasi mengenai satu keluarga asal Jombang yang diduga disekap di Bangkalan tersebar luas di media sosial.

Warga dibuat geger lantaran kasus tersebut disebut disertai dugaan tindak penganiayaan terhadap korban. Polisi pun bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya satu per satu terduga pelaku berhasil diamankan.

Kini aparat kepolisian masih terus mendalami motif dan peran masing-masing tersangka dalam kasus tersebut. Polisi juga membuka kemungkinan adanya pelaku lain yang turut membantu aksi penyekapan tersebut.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mendalami seluruh keterlibatan para tersangka,” pungkas AKP Hafid. (*)