Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Usia boleh menua, namun semangat untuk tetap aktif, sehat, dan bahagia tampaknya tak pernah pudar bagi para lanjut usia (lansia) di Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Hal itu terlihat jelas dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang berlangsung meriah pada Minggu (31/5/2026).

Sejak pagi hari, kawasan tempat kegiatan sudah dipenuhi para lansia yang datang dari berbagai wilayah RW di Kelurahan Gundih. Mulai dari RW 01 hingga RW 10, para peserta hadir dengan wajah ceria dan semangat yang menginspirasi.

Suasana penuh kegembiraan langsung terasa begitu acara dimulai. Berbagai perlombaan yang telah disiapkan panitia menjadi magnet tersendiri bagi para peserta. Tak hanya menguji kekompakan dan ketangkasan, lomba-lomba tersebut juga dirancang sebagai sarana rekreasi sekaligus menjaga kesehatan fisik para lansia.

Gelak tawa peserta terdengar bersahut-sahutan di setiap sudut arena. Sorakan dukungan dari keluarga, warga, dan peserta lainnya semakin menambah semarak acara. Momen kebersamaan itu menciptakan suasana hangat yang memperlihatkan kuatnya ikatan sosial di tengah masyarakat Kelurahan Gundih.

Baca Juga:  Operasi Kilat: Polisi Blitar Gagalkan Pengiriman Ribuan Botol Arak Bali Ilegal ke Luar Jawa

Kegiatan yang digagas oleh Kelurahan Gundih tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi kepada para lansia yang selama puluhan tahun telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga, lingkungan, maupun masyarakat secara luas.

Selain menghadirkan hiburan, kegiatan ini juga membawa pesan penting bahwa masa lanjut usia bukanlah akhir dari aktivitas sosial. Justru pada fase inilah para lansia tetap dapat menjalani hidup secara sehat, produktif, dan penuh makna.

Dalam sambutannya, Lurah Gundih menegaskan bahwa Hari Lanjut Usia Nasional merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan warga lanjut usia.

“Para lansia memiliki peran besar dalam perjalanan pembangunan bangsa. Mereka telah memberikan banyak pengalaman, pengorbanan, dan kontribusi bagi keluarga maupun masyarakat. Karena itu, mereka layak mendapatkan perhatian, penghormatan, dan kesempatan untuk tetap aktif dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Ratusan Siswa SMPN 8 Salatiga Sakit Massal Diduga Usai Santap Menu MBG, Dua Dirawat di RS

Pernyataan tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta dan tamu undangan yang hadir. Banyak warga menilai bahwa perhatian terhadap lansia tidak hanya sebatas pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk tetap berinteraksi, berkarya, dan menikmati masa tua dengan bahagia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LPMK Gundih, Siswoyo. Ia memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang dinilai mampu mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus meningkatkan kualitas hidup para lansia.

Menurut Siswoyo, para lansia merupakan sosok yang menyimpan banyak pengalaman hidup dan kebijaksanaan yang dapat menjadi teladan bagi generasi muda.

“Kebersamaan seperti ini sangat penting. Selain menjaga kesehatan fisik, kegiatan ini juga memberikan kebahagiaan dan semangat baru bagi para lansia untuk tetap beraktivitas dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar ajang perlombaan, peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Kelurahan Gundih juga menjadi sarana memperkuat tali silaturahmi antarwarga. Para peserta tampak menikmati setiap rangkaian kegiatan dengan penuh antusiasme. Senyum bahagia terus menghiasi wajah mereka sepanjang acara berlangsung.

Baca Juga:  Selamatkan Usaha Rakyat, DPRD Jatim Dorong Bank Jatim Tuntaskan Relaksasi Kredit

Momen yang paling ditunggu akhirnya tiba saat panitia mengumumkan para pemenang lomba. Sorak sorai dan tepuk tangan meriah menggema ketika hadiah dibagikan kepada peserta terbaik. Kebahagiaan semakin lengkap dengan sesi foto bersama yang menjadi kenangan manis bagi seluruh peserta.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 di Kelurahan Gundih pun ditutup dengan penuh kesan. Acara tersebut menjadi bukti nyata bahwa usia lanjut bukanlah batas untuk terus bergerak, bersosialisasi, dan menikmati hidup.

Di tengah semangat yang terus menyala, para lansia Gundih telah menunjukkan satu pesan penting kepada generasi muda: usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk berkarya, berbagi pengalaman, dan menebarkan kebahagiaan tidak pernah mengenal kata tua. (*)