Posisi korban saat ditemukan gantung diri dengan seutas tali tambang di ‘blandar’ rumahnya

Wonosobo, beritaglobal.net – Seorang pria di Desa Purbosono Kecamatan Kertek, bernama Slamet Yoko (36), nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri menggunakan tali tambang plastik di ‘blandar’ rumahnya, Senin (26/3) siang.

Korban pertama kali ditemukan oleh orang tuanya sepulang dari sawah. Korban diduga nekat melakukan aksinya, lantaran menderita gangguan jiwa sejak usia 15 tahun.

Baca Juga:  Utang Berujung Maut! Perampokan Berdarah Juragan Sate Boyolali, Bocah 6 Tahun Tewas, Pelaku Diringkus di Kudus

Kapolsek Kertek AKP Deni Wibowo mengungkapkan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda – tanda penganiayaan.

“Korban tergantung di atap rumah menggunakan tali plastik. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan fakta bahwa lidah korban menjulur serta ada kotoran dan sprema di celana korban, dimana hal tersebut merupakan ciri utama orang yang meninggal karena gantung diri,” ungkap Kapolsek Kertek AKP Deni Wibowo.

Baca Juga:  Amankan Natal 2018 Dan Tahun Baru 2019, Mereka Rela Jauh Dari Keluarga

Lebih lanjut dijelaskan oleh Kapolsek bahwa setelah jenazah korban selesai diperiksa tim medis, lalu diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.

“Setelah diperiksa tim medis, korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,” lanjut Kapolsek.

Baca Juga:  SMA Sejahtera Surabaya Gelar Tes Urine Massal: Komitmen Menciptakan Lingkungan Bebas Narkoba

Sementara itu menurut tetangga korban, Tanto, beberapa waktu ini korban diketahui sedang menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang.

“Terakhir saya tahu sejak bulan Januari kemarin, sudah rutin kontrol. Jadi tidak menyangka jika, Slamet akan gantung diri seperti ini,” ungkap Tanto. (ASB/Humas Polda Jateng)