Laporan: Bagas

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya memperkenalkan langkah strategis baru untuk meningkatkan keamanan sekaligus mendukung pembinaan warga binaan. Program ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan kompetensi petugas, serta memastikan keberhasilan proses rehabilitasi bagi para warga binaan, (24/11/24).

Kepala Rutan Surabaya, Tomi Elyus, menjelaskan bahwa keberhasilan pembinaan warga binaan bergantung pada suasana yang aman dan tertib. “Keamanan dan pembinaan adalah dua aspek yang saling mendukung. Dengan lingkungan yang kondusif, kami dapat fokus memberikan program rehabilitasi yang efektif,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kunci Nyantol, Maling Senyum Lebar! Kunci Tertinggal di Kontak, Honda Vario Pedagang Tempe di Pasar Pagi Salatiga Raib Digondol Maling

Rutan Surabaya memprioritaskan penguatan pengamanan melalui pelatihan rutin bagi regu pengamanan. Materi pelatihan mencakup penanganan konflik, tanggap darurat, dan penerapan teknologi untuk meminimalkan risiko penyelundupan barang terlarang. Selain itu, pengawasan diperketat dengan alat deteksi modern guna memastikan keamanan maksimum.

Kami sedang menyempurnakan prosedur pemeriksaan barang dan orang yang masuk ke rutan. Langkah ini penting untuk menghindari hal-hal yang bisa mengganggu ketertiban,” ujar Tomi.

Baca Juga:  Jelang Natal 2025, Polres Pelabuhan Tanjungperak Perketat Pengamanan dan Sterilisasi Gereja

Tidak hanya fokus pada keamanan, Rutan Kelas I Surabaya juga berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan. Program-program yang dikembangkan mencakup pelatihan keterampilan kerja, pendidikan, dan bimbingan keagamaan untuk mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat.

“Lingkungan yang aman memungkinkan kami menjalankan pembinaan secara optimal. Kami ingin para warga binaan memiliki bekal yang cukup untuk hidup mandiri setelah masa tahanan,” tambahnya.

Baca Juga:  Plt. Bupati Sidoarjo Hadiri Ajang Kreativitas Pentas Seni Kearifan Lokal SMPN 1 Jabon, Angkat Tema \"Budayaku Identitasku\"

Keberhasilan program ini tidak lepas dari koordinasi yang baik antara regu pengamanan dan unit pembinaan. Sinergi ini menciptakan alur kerja yang efisien sehingga setiap elemen mendukung tujuan bersama.

Baca Juga:  Polres Bondowoso Kerahkan Personel dan Tim SAR untuk Cari Survivor Korban Hanyut Asal Madura

Langkah strategis yang diambil oleh Rutan Surabaya mendapat respons positif dari para petugas pengamanan.

Kami merasa didukung untuk terus meningkatkan profesionalisme. Dengan pelatihan dan peralatan baru, kami lebih percaya diri menjaga keamanan di rutan,” kata

Baca Juga:  Warga Blitar Dapat Penghargaan Usai Gagalkan Aksi Pembakaran Mobil di Tengah Jalan

Dengan komitmen baru ini, Rutan Kelas I Surabaya berharap dapat menjadi model pengelolaan rutan yang tidak hanya aman tetapi juga mampu mencetak warga binaan yang siap berkontribusi positif di masyarakat.

“Ini adalah langkah awal menuju perubahan yang lebih baik. Kami ingin menjadikan Rutan Surabaya sebagai contoh keberhasilan dalam keamanan dan pembinaan,” tutup Tomi Elyus. (*)